Rasulullah SAW bersabda dalam hadisnya
yang artinya sebagai berikut:
Artinya: Gunakanlah selalu dua macam
obat, yaitu al-quran dan sunnah (HR. Bukhari)
Tida
mengherankan manakala Rasulullah SAW berkata demikian karena di dalam al-quran
dikatakan yang tertera dalam al-quran surat An Nahl ayat 69 sebagai berikut:
Artinya: Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam)
buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang Telah dimudahkan (bagimu). dari
perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di
dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan.
Peter
C. Molan, seorang peneliti di Fakultas Biologi Universitas Waikoto di New
Zealand membuktikan bahwa madu terbukti mengandu ng zat antibiotik yang aktif,
melawan serangan berbagai penyebab penyakit. Dalam buku Tadawa bil Quran
karangan Abdul Mun'im Kindil, disebutkan bahwa madu dapat menyembuhkan sejumiah
penyakit, semisal, diabetes, gangguan saluran pernapasan, jantung, ginjai,
kanker, remarik, iuka dan borok, sakit mata, dan influenza. Buku ini telah
diterjemahkan dengan judul Berobat dengan al-Qur'an.
Y Widiodo dari
Pusat Penelitian dan pengembangan Gizi kota Bogor menernukan bahwa konsumsi madu
setiap harinya dapat menurunkan suhu panas tubuh, meredakan flu sekaligus
memperbaiki nafsu makan pada balita. Penelitian ini dilakukan dengan menguji
bayi 51 bayi berusia 13-36 bulan yang menjadi pasien di Pusat Penelitian dan
Pengembangan Gizi akibat kekurangan protein di masa krisis moneter.
Madu sangat bermanfaat
bagi anak-anak. Apabila mereka mengonsumsi susu formuia maka penambahan sedikit
madu akan mencegah terjadinya rasa mulas. Madu mudah diserap usus sehingga
mencegah terjadinya proses pengenciapan dalam usus.
Dr. Golab
meneliti sejumlah anak sakit yang diberi makanan yang telah dicampur dengan
madu. Hasilnya, memperlihatkan bahwa mereka sembuh lebih cepat dibandingkan
dengan anak-anak yang tidak mengonsumsi madu. Selain itu, berat badan anak yang
mengkonsumsi madu lebih berat badan anak yang tidak mengonsumsi madu. Sermentara
itu di Rusia, sebuah penelitian dilakukan di sebuah taman kanak-kanak.
Sejurnlah anak yang diberi madu memiliki kondisi tubuh lebih baik dibandingkan
dengan yang tidak mengonsumsi madu ketika terserang penyakit campak atau radang
kelenjar gondok (parotitis). Selain dari madu yang dianjurkan al-quran dan As
sunnah ialah Jintan Hitam, Kurma, Air Zam-Zam.
Tulisan ini
diambil dari bukunya Baidiatul Roziqin yang berjudul Ya Allah Tahu-Tahu Saya
Telah Kere dan Sakit-Sakitan.