Kendala-kendala yang dihadapi setiap perusahaan tidak sama, tetapi pada
umumnya adalah:
1. Kebijaksanaan-kebijaksanaan
organisasi; Kebijaksanaan organisasi yang mempengaruhi perekrutan itu adalah:
a. Kebijaksanaan Kompensasi dan Kesejahteraan. Jika perusahaan dapat memberikan
kompensasi dan kesejahteraan yang cukup besar serta adil maka pelamar yang
serius akan semakin banyak, tetapi sebaliknya jika gaji dan kesejahteraan
rendah maka pelamar menjadi sedikit. b. Kebijaksanaan Promosi; Apabila
kesempatan untuk promosi diberikan cukup luas maka pelamar yang serius semakin
banyak, sebaliknya jika kesempatan untuk promosi sangat terbatas maka pelamar
akan menjadi sedikit. Promosi merupakan idaman setiap karyawan, karena dengan
promosi berarti status dan pendapatan akan bertambah besar. c. Kebijaksanaan
Status Karyawan; Jika status karyawan menjadi karyawan tetap/full-time maka
pelamar semakin banyak, tetapi jika status karyawannya honorer/harian/part-time
maka pelamar akan semakin sedikit. d. Kebijaksanaan Sumber Tenaga Kerja; ika
tenaga kerja yang akan diterima hanya bersumber dari tenaga kerja local maka
pelamar yang serius akan sedikit, tetapi sebaliknya bila tenaga kerja yang akan
diterima bersumber dari seluruh Nusantara, maka pelamar akan semakin banyak.
2. Persyaratan-persyaratan
jabatan; Semakin banyak persyaratan yang harus dimiliki pelamar maka pelamar
akan menjadi sedikit, sebaliknya jika jumlah persyaratannya sedikit maka
pelamarnya akan semakin banyak.
3. Metode pelaksanaan
perekrutan; Semakin terbuka perekrutan maka pelamarnya akan semakin banyak,
sebaliknya apabila perekrutannya semakin tertutup maka pelamarnya semakin
sedikit.
4. Kondisi pasar tenaga kerja;
Semakin besar penawaran tenaga kerja maka akan semakin banyak pula pelamar yang
serius. Tetapi sebaliknya jika penawaran tenaga kerja sedikit maka pelamarnya
juga menjadi sedikit.
5. Soliditas perusahaan;
Soliditas perusahaan dapat diartikan sebagai besarnya kepercayaan masyarakat
terhadap perusahaan, misal; besarnya perusahaan tersebut. Jika soliditas
perusahaan besar maka pelamar akan semakin banyak. Sebaliknya jika soliditas
perusahaan rendah maka pelamarnya akan semakin sedikit.
6. Kondisi-kondisi lingkungan
eksternal; Jika kondisi perekonomian tumbuh dengan cepat dan saingannya juga
banyak maka pelamar akan sedikit, tetapi jika tingkat pertumbuhan perekonomian
kecil/depresi, maka pelamarnya akan semakin banyak.