SOAL ILMU MANTIQ
1.
Apa
pengertian Ilmu Mantiq ?
2.
Apa
Saja Ruang Lingkup Ilmu mantiq ?
3.
Siapa
Penemu Ilmu Mantiq ?
4.
Apa
Objek Kajian Ilmu Mantiq ?
5.
Apa
Hukum Belajar Ilmu Mantiq ?
6.
Apa
Kelebihan Ilmu Mantiq terhadap ilmu lain ?
7.
Bagaimana
Batasan Ilmu Mantiq ?
8.
Apa
Manfaat Ilmu Mantiq ?
9.
Sebutkan
nama-nama ilmu mantiq ?
10.
Tsamroh
atau hasil mempelajari Ilmu Mantiq ?
11.
Jelaskan
Pengambilan Dasar Hukum Syara’ tentang Ilmu Mantiq ?
JAWABAN SOAL
1.
Ta’rif
علم يعرف فيه عن المعلومات التصورية و
التصديقية من حيث انها توصل الى مجهول تصوري او
تصديقي
Artinya: "Ilmu yang mempelajari
tentang sesuatu yang sudah diketahui gambarannya dan pembenarannya sekira-kira
ia bisa mendatangkan kepada sesuatu yang samar gambarannya atau pembenarannya.
Atau bisa juga dikatakan: Ilmu yang mempelajari tentang ta'rif / definisi atau
dalil / hujjah / argumentasi berdasarkan akal pikiran yang sehat dalam rangka
menuju jalan Kebenaran dalam Dunia keilmuan.
Atau: "ilmu yang mempelajari
tentang cara berpikir yang tepat, sehat, dan benar untuk memperoleh jalan
kebenaran sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam ilmu logika.
2. . Materi ilmu mantiq / logika ( موضوعه ):
المعلومات التصورية و التصديقية من حيث المذكورة صحة ايصالها الى مجهول
المعلومات التصورية و التصديقية من حيث المذكورة صحة ايصالها الى مجهول
3.
Pelopor atau pencipta ilmu mantiq ialah :
واَوَضِعُهُ المَشْهُوْرُ أَرِسْطَاطاَلِسْ تُوُفِىَ 372 قَبْلَ المِيْلاَدِيَّةِ
Pencipta Ilmu mantiq menurut pendapat masyhur
adalah Aristoteles, beliau wafat tahun 372 sebelum masehi.
4. Objek kajian
ilmu mantiq ialah :
·
Lafadz
( kata-kata )
·
Makna
kata
·
Qodliyyah
( jumlah dalam ilmu nahwu )
·
Istidlal
( Menarik kesimpulan )
5.
Hukum ilmu
mantiq
وَحُكْمُ الشَّارِعُ فِيْهِ الجَواَزُ وَفَرْضُ الكِفاَيَةِ
عَلَى كُلِّ ناَحِيَةٍ
Hukum
mempelajari ilmu mantiq / logika (حكمه ): a. Kalau ilmu mantiqnya tidak bercampur
dengan kesesatan para filosuf, maka hukumnya fardhu kifayah berdasarkan
kesepakatan para ulama. b. Kalau ilmu mantiqnya bercampur kesesatan para
filosuf, maka hukumnya diperselisihkan di kalangan ulama, yaitu bisa haram dan
bisa boleh. Tapi yang masyhur hukumnya diperbolehkan apabila orang yang
mempelajarinya sempurna aka pikirannya
6. Kelebihan ilmu mantiq terhadap ilmu
lain adalah :
وَفَضْلُهُ فَوْقاَنُهُ عَلىَ غَيْرِهِ مِنْ حَيْثُ كَوْنِهِ
عاَمُ النَّفْعِ ِلأَنَّهُ يُبْحَثُ عَنِ التَّصَوُّرِى وَالتَّصْدِيْقىِ
Keutamaan ilmu mantiq lebih unggul di antara
ilmu-ilmu lainnya karena kemanfaatan ilmu mantiq
yang menyeluruh dalam membahas suatu uraian dan kesimpulan.
7. Batasan ilmu
mantiq adalah :
حَدُّهُ
عِلْمٌ يُبْحَثُ فِيْهِ عَنْ مَعْلُوْماَتِ التَّصَوُّرِياَتِ وَالتَّصْدِيْقاَتِ
مِنْ حَيْثُ اَنَّهاَ تُوُصِّلَ اِلىَ أَمْرٍ مَجْهُوْلٍ تَصَوُّرِىٍّ
أَوْتَصْدِيْقِىٍّ
Batasan ilmu
mantiq adalah ilmu yang di bahas di dalamnya hal-hal maklum dalam penguraian
dan membuat kesimpulan agar di dapat sesuatu hal yang belum di ketahui uraian
serta kesimpulannya.
8. Manfaat
mempelajari Ilmu mantiq adalah :
· عصمة
الذهن عن الخطء فى الفكر
Artinya: Menjaga Kesalahan Dalam
berfikir
Menurut Imam Ghazali: من لا معرفة له بعلم المنطق لا يوثق
بعلمه
Artinya: Barang siapa tidak tahu
ilmu mantiq (ilmu logika), maka tidak bisa dipercaya ilmunya.
9. Nama-nama ilmu mantiq adalah :
وَاسْمُهُ عِلْمُ المَنْطِقِ وَعِلْمُ المِيْزاَنِ وَرَأْسُ
العُلُوْمِ
· Nama Ilmu ini
adalah Ilmu Mantiq, Ilmu Mizaan (timbangan), dan di namakan pemimpin Ilmu bagi Ilmu-ilmu
lainnya.
· Ilmu Mi’yarul
‘Ulum
10. Tsamroh
mempelajari Ilmu Mantiq ialah :
وَثَمْرَتُهُ عِصْمَةُ الدِّهْنِ عَنِ
الخَطاَءِ فىِ الفِكْرِ هِىَ جَعْلُ التَّعْرِيْفِ وَالدَّلِيْلِ
Buah atau manfaat mempelajari ilmu mantiq
adalah menjaga dari kesalahan cara berpikir dalam menyusun definisi dan dalil.
11. Hukum syara’
ilmu mantiq :
حُكْمُ الشَّارِعُ فِيْهِ الجَواَزُ وَفَرْضُ الكِفاَيَةِ
عَلَى كُلِّ ناَحِيَةٍ
Hukum Ilmu mantiq adalah boleh di pelajari oleh
setiap muslim akan tetapi fardu kifayah bagi penduduk suatu daerah