1.
IBNU MUFAQQA
Ibnu Mufaqqa adalah pengarang Arab
berkebangsaan Persia.Sebelum masuk islam ia bergelar Abu Amr. Ia orang pertama
yang menerjemahkan karya sastra tentang kebudayaan India dan Persia ke dalam
bahasa Arab, dan orang pertama yang melahirkan karya prosa dalam bahasa Arab.
Ia hidup zaman Khalifah Abu Ja'far
Al Mansur. Dilahirkan tahun 102-139 H / 720 -756 M. Ibnu Mufaqqa pernah menjadi
sekretaris gubernur Bani Abbas di Kirman. Walaupun usia hidupnya amat singkat,
tapi ia meninggalkan banyak karya-karya yang berharga, diantaranya:
a. Kalilah wa Dimmah ( yang tumpul dan yang keras)
b. Siy'ar Muluk Al-Ajam( kehidupan raja-raja non-Arab)
c. Al-Adab As-Sigar ( sastra kecil)
d. Al- Adab Al- Akbar ( sastra besar)
2.
IMAM SIBAWAYH
Sibawayh adalah
seorang ahli gramatika yang paling terkenal dalam perkembangan bahasa dan
sastra Arab. Meskipun
sebenarnya ia berasal dari Persia dan tidak pandai dalam bercakap bahasa Arab.
Khalifah Harun Ar-Rasyid pernah menampakkan kekeguman pada Sibawayh dan memberikan
hadiah berharga kepadanya.
Ia bernama Amru bin Utsman Al Haris
Abu Bashar. Ia terkenal sebagai Imam Ahli Nahwu yang sangat teliti dan
konsisten menjaga dan memelihra kaidah bahasa Arab yang fasih. Dalam kitab
Nahwu karya Sibawayh tidak ada sedikitpun dasar dan kaidah yang diubah oleh
generasi setelahnya. Hal ini menunjukkan betapa ia meletakkan dasar yang kuat
dan pantas untuk perkembangan bahasa Arab selanjutnya. Kitab besar karya
sibawayh adalah" Kitab Al-Sibawayh" atau disebut " Alkitab"
yaitu karya tentang ilmu bahasa yang terdiri dari 2 jilid, tebalnya 1000
halaman, dan dinilai sangat memuaskan bagi genarasi-genarasi yang datang
berikutnya.
3.
ABU NUWAS
Nama lengkapnya ialah Abu Nuwas
Al-Hasan bin Hani Al-Hakimi. Sering disebut Abu Nuwas. Lahir di Ah waz, Iran
sekitar tahun 145H/ 762 M dan meninggal di Baghdad tahun 198H / 813M. Ia
penyair Arab termasyhur zaman Khalifah Harun Ar-Rasyid.
Pada masa Khalifah Harun
Ar-Rasyid,ia penyair di istana khalifah. Puisi-puisi gubahan Abu Nuwas terdiri
atas beberapa tema : pujian ( madh), satire ( hija') kehidupan zuhud (
zuhdiyat) , perburuan binatang liar( tardiyat) penggambaran khamar (
khumriyat), dan lelucon senda gurau ( munjiyat). Contoh salah satu syair karya
Abu Nuwas"
" Ilahi....Lastu
lil Firdaus Ahla
Wala aqwa Ala
Nari Al-Jahimi
Fa Habli
Taubatan Wagfir Zunubi
Fa innaka
Gafiru Zanbil Azimi
( Tuhanku, aku
tak layak mendapatkan Surga-Mu
Tapi tak kuat
menahan siksa neraka
Karena itu,
terimalah tobatku dan ampuni dosa-dosaku
karena Engkau Maha
Pengampun dosa-dosa besar)
Syair-syair Abu
Nuwas di himpun dalam Diwan Abu Nuwas. Diterbitkan di Wina Austria tahun 1855M dan di Kairo tahun
1898M dan 1932 M.