Rumahbangsa.net- Baru baaru ini muncul humor di media elektronik
maupun cetak mengenai ketua DPR RI terpilih priode tahun 2014-2015. Ketua DPR
RI terpilih Setya Novanto politikus sekaligus bendahara umum partai Golkar
(Golongan Karya) tersandang kasus korupsi, bahkan menurut data yang dirilis oleh
Indonesia Coruption Watch (ICW) Setya Novanto diduga pernah menjadi tersangka
dalam sekandal cesie bank Bali senilai Rp 546 Milyar, di tahun 2010 juga Setya
Novanto diberitakan diduga terlibat dalam peyeludupan beras impor dari Vietna
sebanyak 60,000 ton, selain itu juga Setya Novanto disebut juga dalam perkara
korupsi proyek pembangunan lapangan tembak PON Riau 2012 yang melibatkan Rusli
Zainal, mantan Gubernur Riau dan keterlibatan juga dengan proyek pembuatan
E-KTP.
Kalau memang benar Setya Novanto terbukti terlibat kasus korupsi
maka ini akan membawa buruk citra lembaga institusi DPR, karena bagaimana
mungkin bisa memberantas korupsi kalau nama pimpinanya saja disebut-sebut dalam
kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), takhanya itu koalisi Merah Putih pun akan banyak
menuai keritikan dari publik karna yang mengajukan Setya Novanto sebagai ketua
DPR RI dari koalisi merah putih di parlemen.
Namun menurut Setya Novanto
menilai bahwa keterpilihannya menjadi ketua DPR menuai pro dan kontra hal itu,
akan menjadi bahan evaluasi dirinya ke depan untuk menjadi yang lebih baik,
tentu akan menjadi suatu evaluasi untuk menjadikan suatu yang baik ungkap Setya
Novanto di gedung DPR, Jakarta Kamis (210). Dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus bisa
membuktikan keterlibatannya Setya Novanto sebagai tersangka, karena menetapkan
sorang menjadi tersangka harus mempuyai dua alat bukti, kasus ini harus segera
di tuntaskan supaya tidak adanya kebimbangan public saat ini dalam meyikapi
perkara tersebut.
Oleh: Andri Nazarudin M