Namimah menurut bahasa artinya
adu domba. Sedangkan menurut istilah yang dimaksud dengan namintah adalah memindahkan perkataan seseorang kepada orang
lain dengan tujuan merusak hubungan.
Namimah
dilarang karena akan merusak hubungan persaudaraan. Kalau terjadi putusnya hubirngan
persaudaraan, maka akan menimbulkan halhal yang bersifat negatif,
baik yang langsung maupun tidak langsung terhadap sesama manusia
lainnya. Untuk itu Allah SWT mela.ung-u-ui manusia langsung menerima
terhadap informasi yang diberikan oleh orang lain dengan tanpa terlebih
dahulu meneliti, menelaah. Dan mengkajinya. Firman Allah menyebutkan dalam al-quran
yang artinya sebagai berikut:
Artinya: Dan janganlah kamu ikut setiap orang yang banyak
besumpah lagi hina (QS. Al-Qalam 10)
Artinya: Yang
banyak mencela, yang kian kemari menghibur fitnah (QS. Al-Qalam 11)
Namimah biasanya
dilakukan oleh orang-orang munafiq. oleh sebab itu kita sebagai muslim hendaknya
berhati-hati terhadap geruk langkah yang dilakukan oleh mereka termasuk dalam
segala ucapannya karena bolehjadi akibat
ulah mereka, kita sebagai umat Islam yang ramah, damai, dan tentram akan
terusik jiwanya, kemudian timbul saling mencurigai dan akhirnya terjadi
pertikaian dan permusuhan. padahil itu akan dapat menghancurkan eksistensi
harkat clun martabat umat Islam itu sendiri. Umat Islam di mana pun adanya
hendaknya selalu waspada, demikim sesuai dengan firman Allah SWT:
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jika datang
kepadamu orang fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar
kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui
keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
Kita
pun sebagai muslim harus meninggalkan jauh-jauh sikap yang dapt mengarah kepada
adu domba dan menimbulkan permusuhan, demikim sesuai dengan hadis Rasulullah
SAW:
Artnya:
"Tidak akan masuk surga tukang adu domba". (HR. Bukhari dam Muslim)