Syarat dan Jenis Harta yang Wajib Dikeluarkan untuk zakat




Dalam tulisan ini kami akan membahas terkait apa syarat dan jenis harta yang wajib dikeluarkan untuk zakat
Cukrup Nishab dan Haul
Syarat-syarat harta seseorang yang dikenakan zakat adalah: Pertama, pada harta-harta yang disyaratkan cukup nishab. Jika kurang dari nislhab pada hatra-harta yang disyaratkan cukup nishab, maka tidak dikenakan zakat.
Tentang hal mensyaratkan tersebut cukup pada beberapa macam harta yang dikenakan zakat, telah ditunjukkan oleh beberapa hadits yang akan diterangkan di tempaurya masing-masing. Demikian juga akan diterangkan kadar zakatnya.
Kedua, jika harta tersebut telah cukup setahun dimiliki. Tetapi hal ini hanya pada harta-hatia yang disyaratkan haul. Tegasnya harta-harta yang cukup nishab tersebut hendaknya cukup pula seahun dimiliki. Perhitungan cukup nishab tersebut, dihitung dari awal tahun hingga akhir tahun.
Harta-harta yang Disyaratkan HauI (Culop Setahun Dimiliki Nishabnya)
Harta-harta yang disyaratkan cukup setahun dimiliki nishab-nya ialah:
1. Binatang ternak
2. Emas dan Perak.
3. Barang perniagaan (dagangan).
Harta-harta yang Tidak Disyaratkan HauI
Harta yang tidak disraratkan cukup setahun ialah, pertma, harta yang disukat dan disimpan untuk makanan, (tumbuh-tumbuhan danbuah-buahan). Kedun, menurut jumhur ulama, barang logam yang baru digali. Hal tersebut meng i’tibar-kan haul pada harta-harta yang belum cukup setahun dimiliki.
Harta-harta yang Diperoleh di Pertengahan Tahun
An-Nawawi mengatakan dalam menerangkan mazhab Asy-safi bahwa harta-harta yang diperoleh di pertengahan tahun dinamai 'mal mustafad', dengan jalan membeii, hibah, waqaf dan sepertinya dan yang didapat itu bukan dari jenis hara yang telah ada tidaklah dikumpulkan yang diperoletr kepada harta yang telah ada dalam menghitung tahun, hanya digabung dengan yang telah ada dalam soal nishab.
Harta Orang yang Meninggal di Pertengahan Tahun
Apabila seseorang meninggal di pertengahan tahun dan berpindah hararya kepada ahli warisnya maka menurut maztrab jadid Asy-Syafi, ahli waris tersebut menghitung tahun dari mulai ia menerima harta.
Kurang Nishab di Pertengahan Tahun dan Mengganti Nishab
Apabila harta kurang nishab di pertengahan tahun karena si pemilik menjualnya atau ia menukar dengan selain dari jenisnya maka putuslah tahunnya Sesungguhnya nishab disepanjang tahun adalah syarat wajib zakat, terkecuali jika sehari dua hari kurang dari setahun. Jika dimaksudkan dengan menjual atau menukar melepaskan diri dari zakat ketika telah cukup tahun, maka penjualan atau penukarannya tidak menggugurkan zakat. Hal ini sama dengan seseonmg yang mentalak istriryra dalam keadaan ia menghadapi maut untuk menghilangkan hak istri dari pusaka. Demikian pendapat Ibnu Qudamah.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter