KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK
INDONESIA
Alamat
: Jalan Raya Cijulang No. 100 Kecamatan Cijulang Pangandaran 46394
|
Nomor :
B- 200 Kk.10.27/5/BA.03.1/05/2017 Cijulang, 9 Mei 2017
Lampiran :
1 (satu) berkas
Perihal :
Edaran Amaliyah Ramadhan
Tahun
1438 H./2017 M.
Kepada
Yth. 1. Kepala SKPD Se-Kab. Pangandara
2. Kepala KUA Se-Kabupaten
Pangandaran
3. Kepala Madrasah
Negeri Se-Kabupaten Pangandaran
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sehubungan akan datangnya Bulan Suci Ramadhan 1438 H./2017 M, kami
sampaikan Edaran Amaliyah Ramadhan sebagai berikut:
I.
PENDAHULUAN
Bulan Ramadhan adalah
bulan diwajibkannya puasa bagi segenap kaum Muslimin. Pada bulan mulia ini,
pahala segala kebaikan dilipatgandakan, pintu-pintu langit dibuka, pintu neraka
ditutup, dan syetan-syetan pun dibelenggu. Bulan Ramadhan adalah bulan penuh
berkah, rahmat dan maghfirah Allah subhanahu wata’ala.
Oleh karena itu, Bulan
Ramadhan adalah momentum bagi kita untuk melaksanakan pelbagai kebajikan. Melalui
ibadah puasa, shalat tarawih, membaca al-Qur’an, i’tikaf dan lain-lain, kita
berharap dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita, meningkatkan
kepedulian sosial serta dapat memelihara tali persaudaraan.
II.
THEMA
Thema Pelaksanaan
Ramadhan 1438 H. adalah : “SAUM MENINGKATKAN
KETAKWAAN INDIVIDUAL SERTA MENUMBUHKAN KESHALEHAN SOSIAL”
III.
TUJUAN
Meningkatkan
keimanan dan ketaqwaan kepada Allah subhanahu wata’ala serta mempertebal semangat untuk mewujudkan
visi Pangandaran Hebat.
IV.
PELAKSANA
1.
Instansi Sipil/TNI/POLRI
2.
Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi
3.
Masjid dan Mushalla
4.
Pesantren dan Masjlis Taklim
5.
Kelompok Masyarakat dan Keluarga
V.
KEGIATAN AMALIYAH RAMADHAN
A. Persiapan menyambut datangnya Bulan Suci
Ramadhan
1.
Melakukan operasi bersih (opsih) khususnya di lingkungan masjid,
mushalla dan tempat pendidikan;
2.
Melakukan sosialisai melalui spanduk atau media lainnya
(thema-themanya terlampir);
3.
Menata diri untuk persiapan melakukan amalan-amalan di Bulan
Ramadhan serta bersyukur atas datangnya Bulan Ramadhan;
4.
Melaksanakan silaturrahim sebelum pelaksanaan shaum.
5.
Memperhatikan pengumuman pemerintah cq. Kementerian Agama mengenai
hari permulaan dan berakhirnya shaum Ramadhan.
B. Shaum (Puasa)
1.
Melaksanakan shaum sebagaimana tuntunan Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam;
2.
Hari permulaan atau berakhirnya Ramadhan ditentukan oleh Pemerintah
cq. Kementerian Agama;
3.
Bagi yang tidak berpuasa karena alasan yang dibenarkan oleh syara (udzur
syar’i), tidak boleh berbuka di muka umum (tempat publik).
C. Tarawih (Qiyam Ramadhan)
1. Shalat Tarawih sebaiknya dilakukan secara
berjamaah dengan membawa anggota keluarga.
2. Pengaturan shaf laki-laki, anak-anak, dan
perempuan mengikuti tuntunan Nabi saw yang pelaksanaannya diatur oleh DKM atau
penyelenggara;
3. Shalat Tarawih dilaksanakan di masjid,
mushalla atau tempat lain yang dibenarkan syara’.
D. Tadarus
1. Hendaknya memperbanyak membaca al-Qur’an
(tadarus) selama Bulan Suci Ramadhan;
2. Tadarus dapat dilakukan sendiri-sendiri
atau berjama’ah;
3. Al-Qur’an adalah kitab suci yang harus
dibaca, dihayati, difahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
E. Santapan Rohani/Kultum
1. Santapan rohani/kultum dapat dilakukan
sebelum atau sesudah shalat Tarawih;
2. Pada masjid-masjid tertentu, kultum juga
dapat dilakukan setelah shalat Zhuhur;
3. Materi kultum hendaknya berupa tuntunan
ibadah praktis, terutama ibadah-ibadah yang erat kaitannya dengan Bulan Ramadhan.
4. Kultum, sesuai namanya, disampaikan
secara singkat, padat, dan jelas.
F. Kuliah Subuh
1. Setelah shalat Shubuh dapat diisi dengan
kuliah subuh;
2. Materi kuliah subuh diarahkan kepada:
a. Keutamaan Bulan Suci Ramadhan
b. Tujuan dan Hikmah Puasa;
c. Materi-materi aqidah dan akhlak, dll.
G. Pesantren Kilat
1. Pesantren Kilat dilaksanakan sejak
tanggal 5 s.d. 19 Juni 2017;
2. Pelaksanaan Pesantren Kilat
dikoordinasikan dengan UPT Disdikpora, Majelis Ulama Indonesia, Pimpinan
Pesantren dan pihak-pihak terkait lainnya;
3. Pesantren kilat diutamakan dilaksanakan
di pesantren;
4. Selain di Pesantren, Pesantren kilat
dapat dilaksanakan di Diniyah Takmilliyah atau tempat lain (selain sekolah
formal) sesuai dengan hasil musyawarah;
H. Penggunaan HP/Media Sosial
1.
Media sosial hendaknya digunakan secara arif dan bijaksana;
2.
Hendaknya menahan diri dari mengunggah dan atau mengunduh serta
melihat konten-konten yang dilarang oleh syara’;
I. Menunggu Waktu Berbuka (Ngabuburit)
1.
Hendaknya tidak mengisi acara ngabuburit dengan
perbuatan-perbuatan yang dapat menganggu ketenangan dan kesucian Bulan
Ramadhan;
2.
Dalam hal terdapat perbuatan-perbuatan sebagaimana dimaksud pada
poin 2 di atas, pihak berwenang dapat mengambil tindakan-tindakan yang
diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3.
Waktu ngabuburit sebaiknya diisi dengan amal ibadah, seperti
membaca al-Qur’an, berdzikir, menyelenggarakan kajian keislaman, dll.
J. Peringatan Nuzulul Qur’an
1.
Penyelenggaraan Nuzulul Qur’an diarahkan untuk mengajak ummat
mencintai al-Qur’an, dengan cara senantiasa membaca, memahami dan
mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari;
2.
Penyelenggaraan Nuzulul Qur’an dilaksanakan di Masjid atau tempat
lain.
K. I’tikaf
1.
Hendaknya I’tikaf dihidupkan terutama pada sepuluh hari terakhir
Bulan Ramadhan;
2.
Masyarakat hendakya diberi penjelasan seperlunya mengenai I’tikaf.
L. Mengeluarkan Zakat dan Infaq
1. Pengumpulan zakat Mal dan zakat fitrah
hendaknya dilakukan secara baik;
2. Pengumpulan dan pendistribusian zakat mal
dan zakat fitrah sesuai petunjuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten
Pangandaran.
M. Takbir
1.
Takbir pada malam Idul Fitri/lebaran hendaknya dihidupkan sesuai
tuntunan sunnah Nabi saw.
2.
Takbir yang dilakukan berkeliling hendaknya dikoordinasikan dengan
pihak terkait dengan tetap memerhatikan ketertiban dan kekhidmatan ibadah;
3.
Hendaknya dihindari segala sikap dan perbuatan yang dapat menodai
idul fitri seperi mabuk-mabukan, atau perbuatan buruk lainnya;
4.
Pihak berwenang kiranya dapat melakukan langkah-langkah yang
diperlukan untuk memastikan kegiatan takbir keliling sesuai dengan yang
diharapkan.
N. Shalat Idul Fitri
1. Shalat Idul Fitri dilakukan di lapangan
atau di masjid;
2. Panitia penyelenggara atau DKM hendaknya
mempersiapkan pelaksanaan shalat Idul Fitri, antara lain:
a. Mengumumkan pelaksanaan shalat Idul Fitri
melalui lisan atau tulisan;
b. Menyiapkan tempat shalat, baik lapangan
terbuka atau masjid;
c. Menyediakan sound system yang memadai;
d. Menenunjuk Imam, khatib, dan
petugas-petugas lain yang diperlukan;
e. Mengatur shaf (barisan) bagi laki-laki,
anak-anak dan perempuan;
f. Mengatur tempat parkir dan hal-hal
lainnya untuk kelancaran pelaksanaan shalat Idul Fitri.
O. Silaturrahim
1. Dianjurkan berkunjung kepada keluarga,
kerabat, sahabat, serta sesama Muslim;
2. Mengirimkan ucapan Idul Fitri baik
langsung, melalui kartu lebaran, atau media sosial;
3. Setelah selesai Ramadhan menyelenggarakan
pertemuan (halal bihalal) dengan tetap memerhatikan tuntunan agama.
4. Mengadakan kunjungan kepada masyarakat
khusus, misalnya: panti asuhan yatim piatu, pasien tertentu, yang terkena musibah,
dan lain-lain dengan membawa bantuan seperlunya.
VI.
PEMBIAYAAN
Segala pembiayaan
kegiatan ini agar dimusyawarahkan bersama pemerintah setempat atau pihak lain.
VII. PENUTUP
1.
Segala kegiatan tersebut dilakukan dengan ikhlas, semata-mata
mengharap ridha Allah subhanahu wata’ala;
2.
Segala kegiatan tersebut hendaknya mendapat dukungan pemerintah dan
bimbingan dari para ulama dan tokoh masyarakat setempat;
3.
Melaporkan kegiatan tersebut kepada Kementerian Agama Kantor
Kabupaten Pangandaran, paling lambat 10 hari setelah Idul Fitri.
Demikian surat ini kami sampaikan untuk dipedomani sebagaimana
mestinya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Kepala,
Drs. H. EEP NUHYANA, M.Pd.I
Tembusan Yth.
1.
Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat
2.
Bupati Pangandaran
3.
Wakil Bupati Pangandaran
4.
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran
5.
Kapolres Ciamis
6.
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran
7.
Ketua DPD MUI Kabupaten Pangandaran
8.
Camat Se-Kabupaten Pangandaran
Lampiran : Nomor
: B- Kk.10.27/5/BA.03.1/05/2017
Thema Utama :
SHAUM MENINGKATKAN
KETAQWAAN INDIVIDUAL DAN KESHALEHAN SOSIAL
|
*). Pilihan
Thema pada Spanduk Menyambut Bulan Ramadhan 1438 H
1.
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, RAIH
KEMENANGAN DI BULAN PENUH BERKAH