Umat Islam Harus berusaha menjadi Umat yang mulia, karenanya nilai nilai kemuliaan itu harus terus ditanamkan dan dikembangkan jangan sampai nilai nilai kemuliaan kalah dengan nilai nilai keburukan dan kehinaan. Alloh berfirman dalam surat Al-Anfal ayat 1.
"Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul[593], oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman."
Kesimpulan ayat diatas ada 3 nilai kemuliaan orang Mukmin atau Muslim, yang mana kalau ini bisa tertanam di setiap individu, maka akan punya nilai kemuliaan yg luar biasa, apalagi kalau nilai kemuliaan inti sudah menyebar di seluruh ruang lingkup kehidupan umat Islam niscaya izzah kaum Muslimin itu akan terlihat nyata.
Akan tetapi menurut Ust. Jalaludin kalau nilai kemuliaan itu hilang dan tidak tertanam pada jiwa seorang Mukmin atau Muslim maka kemuliaan kaum muslimin itu hanya mimpi saja.
Kultum yang digelar Snin kemarin dihadapan para pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Pangandaran, (3/2019) Ustaz Jalaludin memaparkan tanda-tanda kemuliaan seorang mu'min, menurut Uataz Jalaludin nilai kemuliaan itu adalah :
1. Taqwa Kepada Alloh
Ketaqwaan kepada Alloh menjadi ukuran kemuliaan yg utama di hadapan Alloh SWT sebagaimana dalam al-qur’an surat al-hujarat ayat 13
"Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal"
Bisa kita ambil satu kesimpulah kemuliaan seseorang tidak bisa di ukur dari fisiknya dari keturunannya dari harta dan jabatannya saja akan tetapi kemuliaan dihadapan Alloh di ukur dari nilai ketaqwaannya, maka ketaqwaan ini seharusnya menjadi prioritas utama capaian setiap mukmin demi mengejar kemuliaan yang haqiqi
2. Menjalin Hubungan Baik dengan sesama Muslim
Kemuliaan seorang manusia manakala bisa menjalin hubungan baik dengan orang lain, karena kalau bermusuhan bagaimana di sebut orang baik, Maka dari itu jangan sampai karena perbedaan furu' menjadi retaknya sebuah ukhuwah janganlah karena berbeda pilihan Politik menjadi renggang dan terpecah atau jangan sampai karena beda selera jadi tidak mau duduk bersama.
Mari kita ambil Falsapah ngoffe bareng . Setiap yang ngoffe tentunya berbeda selera, seperti contoh si A kofenya kapal Api si B with coffe si C ABC susu. Kalau setiap yang ngoffe ini mempermasalahkan selera koffe temannya, maka yg ada bukan menikmati koffe tesebut, melainkan perang coffe bahkan bisa jadi koffe panas yg sehausnya bisa dinikmati, akan tumpah di muka masing masing.
Perbedaan adalah fitrah bahkan sunatullah maka jadikan perbedaan itu sebagai kekayaan dan rahmat janganlah perbedaan menjadi benteng pembatas dari ukhuwah islamiyah. Alloh SWT berfirman
Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
3 Taat Kepada Alloh dan Rosulnya
Taat kepada Alloh dan Rosulnya dengan dengan mutlak artinya ketaatan kepada Alloh harus diatas segalanya . Taat kepada Alloh dan Rosulnya harus lebih didahulukan daripada taat kepada makhluq taat kepada makhluq harus atas dasar taat kepada Alloh dan Rosulnya.
Kalu ini sudah tertanam maka akan menjadi penjaga bagi setiap Mukmin terjerumus pada hal yang akan membuat hina yitu larangan dari Alloh SWT. Janganlah takut rugi dunia karena teguh mempertahankan perintah Alloh dan rosulnya.
Ingatlah keburukan yang ditinggalkan karena takut kepada Alloh walau secara duniawi akan menguntungkan, in syaa Alloh akan diganti oleh Alloh dengan yg lebih baik lebih selamat dan menguntungkan. Maka janganlah sekali-kali kita nendahului Alloh dan Rosulnya, sebagaimana dalam ayat al-quran surat Al-Hujurat 1.