Perkembangan Bayi Saat Tahun Pertamanya

I.                   Latar Belakang Masalah
Bayi merupakan makhluk hidup mungil calon manusia yang terbentuk dari pertemuan sperma dan sel telur di dalam rahim seorang wanita. Neonate adalah istilah bagi bayi yang baru berumur 2 minggu pertama kehidupannya. Biasanya, memiliki berat sekitar 3 kg dan panjang 50 cm. Seorang filsuf Perancis bernama Jean Jacques Rousseau memberi definisi bayi baru lahir sebagai makhluk tolol yang sempurna, seperti robot atau patung tanpa gerak dan hampir tidak memperlihatkan adanya perasaan.
Definisi bayi menurut G. Stanley Hall, seorang Psikologi Amerika lebih ekstrim lagi. Hall melihat seorang bayi yang baru lahir sebagai makhluk dengan mata juling, perut buncit, kaki bengkok, dengan tangisan suram, dan kulit kemerah-merahan yang keriput.
Psikolog lain yang bernama William James sama sekali tidak memberi penghargaan tinggi pada bayi. Beliau mengatakan bahwa bayi tidak lebih dari sebuah makhluk yang punya mata, telinga, hidung, dan kulit, yang bingung merasakan segala sesuatu di sekitarnya.
Fase Bayi merupakan fase perkembagan pertama manusia di muka bumi, sebagai manusia baru, bayi dilahirkan dalam keadaan tidak berdaya, seakan-akan pasif, dan pada fase ini seluruh waktunya dihabiskan hanya dengan tidur, minum serta makan, berperilaku spontan serta bereaksi dengan lingkungan sekitarnya.
Bayi bukanlah benda tanpa perasaan seperti yang didefinisikan para psikologi dan filsuf, melainkan makhluk hidup mengagumkan yang terus belajar tanpa menyerah.
Oleh karena itu, dalam makalah ini, akan dibahas tahapan-tahapan perkembangna bayi dari mulai kelahiran hingga umur satu tahun.

II.                Rumusan Masalah
Dengan dilatarbelakangi masalah seperti yang telah dijelaskan di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut.
1.      Bagaimana jangkauan pandangan bayi?
2.      Bagaimana perkembangan kemampuan motorik bayi?
3.      Bagaimana perkembangan kemampuan bahasa dan komunikasi bayi?
4.      Bagaimana perkembangan sosial emosional bayi?

III.             Tujuan
Makalah ini dibuat dengan tujuan, agar pembaca memahami hal-hal sebagai berikut.
1.      Jangkauan pandangan bayi?
2.      Perkembangan kemampuan motorik bayi?
3.      Perkembangan kemampuan bahasa dan komunikasi bayi?
4.      Perkembangan sosial emosional bayi?


Umur
Gerakan
Kemampuan Bicara
0-4 bulan
1 bulan
1 bulan
·         Menatap
·         Tersenyum
·         Menggerakan tangan dan kaki
·         Mengeluarkan suara o...o....o...
3 bulan
3 bulan
·         Mengangkat kepala tegak ketika tengkurap
·         Tertawa
·         Menggerakan kepala ke kiri dan kanan
·         Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh
Umur
Gerakan
Kemampuan Bicara
4-6 bulan
4        bulan
4 bulan
·         Tengkurap
·         Menggerakan mata ke kanan dan ke kiri mengikuti benda yang di depannya
·         Tersenyum ketika melihat mainan/ gambar yang menarik
6 bulan
6 bulan
·         Berbalik dari telungkup ke terlentang
·         Meraih benda didekatnya
·         Menggenggam mainan
·         Menirukan bunyi
Umur
Gerakan
Kemampuan Bicara
6-12 bulan
6 bulan
6 bulan
·         Duduk
·         Memegang benda kecil
·         Berdiri dengan bantuan
·         Merambat
·         Makan kue/ biskuit sendiri
·         Mengucap ma..ma.. pa..pa..
12 bulan
12 bulan
·         Berdiri dan berjalan berpegangan
·         Menunjuk apa yang diinginkan
·         Menirukan kata sederhana

I.                   Tahapan Perkembangan Anak Sejak Umur Enam Minggu Hingga Tiga Bulan
1.      Perkembangan Pada Minggu Keenam
Pada tahap ini bayi dan ibu mulai membentuk rutinitas harian untuk jam-jam tidur, waktu tidur siang dan saat terbangun. Rutinitas ini lama-kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan. Pada minggu keenam ini bayi sudah siap untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Ini merupakan saat baginya untuk mencoba hal-hal baru.
a.      Perkembangan Kemampuan Motorik Bayi
Bayi mampu mengontrol gerak otot-ototnya secara perlahan-lahan. Bayi yang berusia enam minggu pertama masih perlu sering disangga untuk mengangkat kepalanya. Hal ini wajib diperhatikan, supaya kepala bayi tidak terguncang atau terbentur.
Kadang-kadang bayi menggerakan kedua tangannya atau kedua kakinya untuk menyampaikan perhatiannya mengenai apa yang terjadi disekitarnya. Adakalanya bayi menggerakan tangannya dengan tiba-tiba. Oleh karena itu, Anda harus selalu waspada dan ekstra hati-hati dalam menggendongnya. Menengkurapkan bayi sesekali selama beberapa saat sewaktu ia terjaga juga perlu dilakukan, agar orang tua terbiasa mengangkat kepalanya dan melihat sekelilingnya dengan mudah.

2.      Perkembangan Pada Minggu Ketujuh
Pada minggu ketujuh ini saat dimana kondisi bayi menjadi lebih stabil dan lebih banyak perhatian ketika menggendongnya dengan cara yang benar. Ia sudah mulai mampu mengangkat kepala dan dadanya untuk beberapa saat ketika ia tengkurap. Di samping itu pula, setiap hari ia akan lebih mengenal ibunya. Ketika seorang ibu berbicara maka bayi akan berhenti dari berbagai aktifitasnya seperti mengulum jarinya atau yang lainnya.
Sebagian bayi terkadang mengalami gangguan dalam mengeluarkan angin dari dalam tubuhnya. Hal ini bisa di cegah dengan mendudukkan bayi kemudian menggosok-gosok atau memijit-mijit punggungnya. Hal seperti ini akan mengakibatkan keluarnya sendawa dan membebaskan bayi tersebut dari anginayang ada dalam perutnya.

3.      Pekembangan di bulan ketiga minggu pertama
Elastisitas persendian bayi cukup menolong kebanyakan bayi yang berusia tiga bulan untuk merentangkan dan menggerak-gerakkan kedua tangan dan kakinya secara lebih kuat, serta menggenggam dan merenggangkan jari-jarinya. Pada tahap ini sebagian bayi sudah tidak lagi butuh menyusu di malam hari. Di samping itu, pada tahap ini ruang-ruang pada otak bayi akan terisi penuh. Ruang-ruang itu lebih banyak berkaitan dengan pendengaran, bahasa, dan bau dari pada gerakan.
a.      Perkembangan Kemampuan Bahasa Dan Komunikasi Pada Bayi
Pada pada usia ini, bayi anda terus menyerap segala hal yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Hobinya yang menonjol adalah mengamati apa ynag terjadi di sekelilingnya. Kini ia mengerti bahwa anda akan mengenakannya, memberinya makan, dan bermain bersamanya saat ia membutuhkan anda. Dia mampu tersenyum lebar pada bulan ini, hingga rasa bahagia takterkira pun memenuhi ruang hati anda.. Ia tahu bahwa senyuman merupakan sarana untuk mengespresikan rasa suka citanya kepada anda. Dia juga menikmati perlakuan hangat yang ia terima sebagai balasan atas senyuman yang dilontarkannya. Seiring dengan usianya yang menginjak bukan ketiga, kemampuan tersenyumnya bertambah hingga menjadi gelak tawa dan ia akan mulai mengajak anda berdialog.
b.      Perkemangan Sosial Emosional Bayi Dibulan Ketiga
Pada fase pertumbuhan ini, bayi anda menghabiskan waktu-waktu terjaganye untuk mengamati apa yang terjadi di sekelilngnya. Bisa jadi sekarang ia sudah dapat melepaskan senyum yang sesungguhnya. Ini adalah momen membahagiakan yang teramat penting artinya bagi kebanyakan orang tua. Sesudah momen senyum pertama ini ia akan sering “tersenyum”. Adakalanya dia berinteraksi dengan anda dengan melempar senyum kepada anda sambil mengeluarkan suara lembutnya. Semenjak bayi mencapai usia enam minggu, dia bisa tertawa kepada ibunya. Tawa yang ditebarnya merupakan isyarat bahwa ia mengajak anda bermain.

c.       Jangkauan Pandangan Bayi Sejak Umur Enam Minggu Hingga Tiga Bulan
a.       Sudut-sudut pandangan bayi semakin bagus.
b.      Bayi sudah mampu mengamati gerakan obyek-obyek yang besar.
c.       Bayi bisa mengerti dan melihat kea rah sumber suara.
d.      Bayi suka mengeksplorasi kedua tangannya, dia bisa berlama-lama menghabiskan waktu untuk memandanginya.
e.       Bayi bisa melihat dan mengerti senyum ibu dan belajar tertawa darinya.
f.       Saat ini bayi telah mampu melihat objek-objek yang dekat darinya secara jelas.
d.      Perubahan Pada Bayi
a.       Intensitas gerak tangan bayi meningkat
b.      Bayi dapat memegang benda-benda yang bisa ia gapai dengan tangannya atau meletakkan genggamannya
c.       Dapat mempertahankan mainan yang ada pada genggamannya.
d.      Suka meletakkan tangannya di mulutnya.
e.       Perkembangan Kemampuan Motorik
Pada usia ini, bayi dalam keadaan memperkuat otot-otot lehernya supaya dapat mengangkat kepalanya sendiri. Akan tetapi, ia tetap perlu dibantu dan di topang. Untuk memperkut otot-otot lehernya dilakukan dengan cara ditengkurapkan beberapa saat supaya ia dapat berlatih mengangkat lehernya. Di samping itu, ia mulai berlatih mengangkat gerak otot-otot dan kakinya dengan cara menggenggam, atau mendorong mainan.
f.       Perkembangan Kemampuan Bahasa Dan Komunikasi Dari Usia 2 Bulan Sampai 3 Bulan
Pada usia ini hobi bayi adalah mengamati apa yang terjadi di sekelilingnya. Mulai mengerti akan adanya seorang ibu yang senantiasa ada di dekatnya dalam menolong, memberi makan, dan dapat bermain bersama. Senyum pada sang bayi sudah mulai muncul pada usia ini dan dapat merasakan balasan senyum hangat dari orang lain terutama ibunya. Menginjak usia 3 bulan maka akan berdampak pada senyumnya yang lebar menjadi gelak tawa dan ia akan mulai mengajak berdialog. Akan tetapi, dalam berdialog masih mengandalkan bahasa tubuh untuk memberitahukan perasaannya terhadap apa yang terjadi di sekitanya.
g.      Perkembangan Social Emosional Bayi Di Bulan Ketiga
Pada fase pertumbuhan ini, bayi menghabiskan waktu-waktu terjaganya untuk mengamati apa yang terjadi di sekelilingnya. Bisa jadi sekarang ia sudah dapat melepaskan senyum yang sesungguhnya. Semenjak bayi mencapai usia enam minggu. Sudah mampu tertawa kepada orang lain terutama ibunya.

II.                Tahapan Perkembangan Anak Sejak Umur Tiga sampai Enam Bulan
Pada tahap perkembangan ini bayi sudah mulai semakin pandai bersosialisasi. Ia mampu tertawa, tersenyum, dan bermain bersama orang lain terutama ibunya. Sudah mampu belajar untuk beaksi dan bereaksi, bahkan kemampuan mengontrol gerak otot-ototnya pun semakin meningkat, dapat menemukan hal-hal baru yang ada di sekelilingnya.
Keadaan bayi di bulan keempat minggu pertama, Makanan yang dibutuhan untuk kebutuhan gizi bayi yang cukup adalah ASI karena ASI cukup ideal untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi selama kurang lebih enam tahun pertama. Pada tahap ini bayi sudah mapu duduk sendiri satu atau dua kejap,. Banyak peneliti berpendapat bahwa pada usia ini bayi dapat mengerti bahasa-bahasa dasar seperti kata “papa” dan “mama”.  Hal ini akan membantu pembentukan bahasa ibunya.
Pada bulan keempat kebanyakan bayi mengangkat kepala mereka pada sudut 90 derajat. Mereka dapat menanggung beban mereka pada kedua kaki, tertawa dan tersenyum dengan beberapa suku kata dan berbisik ketika berbicara. Ada perkembangan lain yang tidak umum di setiap bayi seperti memegang mainan, menaruh perhatian pada objek, menjangkau untuk objek dan berguling. Bayi dapat menahan kepala saat kita gendong posisi duduk. Dia akan marah jika mainan mereka dibawa pergi.
Pada bulan kelima bayi dapat dengan mudah berguling, membuat suara bergumam, mengenali suara baru, mengenali nama sendiri, mengoper objek dari satu tangan ke yang lain, duduk sejenak tanpa berpegang. Dia mencoba menarik objek yang berada di luar jangkauan. Ini adalah saat ketika bayi mengulang suku kata seperti ma, da, pa atau yang lainnya. Mulai menangis jika dipisahkan dengan orang yang di kenalnya atau berada di gendongan orang asing.
Pada bulan keenam bayi dapat mempertahankan kepala dalam posisi duduk dengan baik, dudukkan dengan beberapa saat tanpa anda pegang, memutar kembali di kedua arah, meniru bunyi, meniru ekspresi wajah dan meraih mainan. Mereka mulai merangkak, merayap, mengambil benda-benda kecil dengan jari. Mereka bisa mengoceh dan menggabungkan beberapa suara.

a.      Jangkauan Pandangan Bayi
1.      Bayi secara jelas dapat melihat objek-objek yang berada pada jarak tiga kaki.
2.      Pandangan bayi dapat mengikuti objek-objek yang bergerak di depannya, di atasnya, di bawahnya, maupun di sampingnya.
3.      Bayi senang memperhatikan gerakan dua tangan dan kaki.
b.      Perkembangan Kemampuan Gerak Bayi
Pada usia ini bayi sudah bisa mengangkat kepalanya sendiri, mulai belajar berbalik atau memutar badan dari satu arah kea rah yang lain.



c.       Perkembangan Kemampuan Motorik Bayi
Bayi mampu meraih beberapa objek dan meraihnya. Ia sudah bisa main dengan kedua tangannya. Pada masa ini, bayi akan memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya.
d.      Perkembangan Komunikasi Bayi
 Bayi pada masa ini sudah mulai menirukan ekspresi-ekspresi wajah yang disaksikannya. Ia sudah memulai mengeluarkan suara-suara yang berbeda, hal ini dapat terdengar ketika ia sedang main sendiri. Terkadang, sebagian besar dari bayi yaitu mengeluarkan teriakan atau suara yang nyaring.
e.       Perkembangan Sosial Emosional Bayi Pada Bulan Keempat
Bayi mulai mengenal orang-orang baru selain ibunya. Bayi semakin pintar dalam menarik perhatian orang-orang di sekelilingnya. Ketika seorang ibu memanggilnya maka ia akan menoleh kearah ibunya hal ini membuktikan kalau ia mengetahui namanya.

III.             Tahapan Perkembangan Anak Dari Bulan Keenam sampai Bulan Ketujuh
Pada perkembangan bayi ini sudah mampu bergerak banyak dalam merubah posisi-posisinya. Bayi sudah mampu menggunakan kedua tangannya untuk mendapatkan benda yang ia inginkan. Selain itu, bayi akan dengan sendirinya duduk tanpa harus di topang dulu dengan bantal. Ia akan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan mainan yang di inginkan karena pada masa ini dimana bayi sudah dapat mamfungsikan anggota tubuh dengan semakin sempurna. Komunkasi bayi di bulan ketujuh ini memulai adanya interaksi atau sekadar memandang atau salaman dengan yang lain.
Dalam tujuh bulan kebanyakan bayi dapat duduk sendiri, membuat suara gaduh, meniru suara dan bersemangat untuk mendapatkan mainan di luar jangkauannya.
Memegang makanan sendiri seperti kerupuk dll. Beberapa bayi mulai merangkak dan bergerak maju dan marah jika mainannya diambil oleh orang lain. Bayi suka bermain “ci luk ba” dan dapat membedakan emosi dari suara orang yang berbicara dengannya. Si kecil dapat berdiri sendiri jika memegang sesuatu atau seseorang. Mereka belajar untuk melambai selamat tinggal (da daa) dan bertepuk tangan. Mereka dapat berjalan sendiri dengan memegang beberapa perabot.

IV.             Tahap Perkembangan Bayi Sejak Umur Sembilan Bulan Hingga Satu Tahun
Pada perkembangan bayi umur Sembilan bulan sampai satu tahun ini sudah dapat memfungsikan kedua tangannya dengan baik. Misalnya, untuk bertepuk tangan, bermain dengan kedua tangannya. Terdapat perkembangan yang sangat drastis yaitu bayi sudah mulai belajar merangkak. Oleh karena itu, dalam tahap ini seorang ibu harus hat-hati dan menjauhkan baenda-benda yang sekiranya berbahaya dari si bayi. Terdapat perkembangan pula dalam bahasa yaitu pada tahap ini sudah dapat kosa kata baru yang ia dapatkan yaitu “jangan”. Akan tetapi, bayi tidak mengerti mksud dari kata tersebut tetapi ia hanya tahu daniangat yang biasa di ucapan pada ibunya atau orang lain.
Pada bulan kesembilan, bayi dapat berdiri dengan mencari bantuan dan menjatuhkan benda. Mereka dapat berdiri dari posisi duduk, bertepuk tangan dan bannyak hal. Mereka dapat menggabungkan suku kata untuk membuat suara yang berbeda. Mereka menggunakan ibu jari dan jari untuk mengambil dan memahami barang-barang. Mereka berjalan berpegangan perabotan, berdiri sendiri dengan cepat dan mulai mengidentifikasi diri mereka di cermin. Mereka melambaikan tangan selamat tinggal, memahami kata "tidak". Ada perkembangan yang ditunjukkan oleh beberapa anak-anak seperti berkata mama kepada ibu kandung, dapat minum dari cangkir tanpa bantuan, berdiri sendiri tanpa dukungan dan mengatakan satu atau dua kata baru.
Pada bulan kesepuluh, dia dapat melambaikan selamat tinggal, merangkak dengan baik dan jari-jarinya sudah kuat untuk menjepit dan memegang sesuatu. Beberapa bayi dapat mengatakan mama ke orang yang tepat, dapat memahami kata 'tidak' tetapi tidak mematuhi kata itu. Mereka dapat mengenali nama mereka dan menanggapinya. Setiap anak memiliki gaya mereka sendiri dan gerak tubuh untuk mengekspresikan kebutuhan mereka dan menangis adalah gerakan yang paling umum. Mereka dapat berdiri sendiri untuk beberapa waktu. Beberapa bayi dapat minum dari cangkir sendiri dan berdiri tanpa memegang sesuatu. Mereka dapat bermain bola dan boneka serta berjalan satu atau dua langkah. Mereka dapat meletakkan mainan mereka dalam kontainer atau kotak.
Dalam bulan kesebelas bayi dapat mengenali orang tua dan mengatakan ma dan pa. Mereka melambaikan tangan perpisahan, bertepuk tangan, berdiri sendirian selama beberapa saat, minum dari cangkir sendiri, meniru orang lain, memahami petunjuk sederhana dan ocehan. Beberapa anak bisa berjalan dengan baik dan sedikit lebih daripada anak-anak lain.
Dalam bulan kedua belas atau setelah satu tahun, bayi meniru suara dan kegiatan orang lain, menunjukkan kebutuhan mereka dengan gerakan dan menangis. Mereka bisa merangkak dengan baik dan berjalan dengan baik dengan sedikit atau tanpa bantuan. Mereka takut orang-orang asing dan mencopot kaus kaki atau sepatunya. Dia dapat mengatakan lebih banyak kata daripada sebelumnya dan berjalan beberapa langkah. Mereka bisa menggeleng-gelengkan kepala untuk menyatakan tidak. Beberapa anak bisa mencoret-coret dengan krayon dan mengatakan lebih dari tiga atau empat kata.


REFERENSI

Ahmad, Nusaibah dan Amru Abu Lailah. 2009. Rahasia Umur 7 Hari Sampai 7 Tahum. Solo: Ziyad Visi Media
___. 2011. Buku Panduan Kader Posyandu Menuju Keluarga Sadar Gizi. Jakarta: Departement Kesehatan RI
___. 2009. Pedoman Orientasi Buku Kia Pada Kader dan Pemerhati KIA. Jakarta: Departement Kesehatan RI

Related Posts

Subscribe Our Newsletter