Sejarah Suku Barbar



     A.Latar Belakang
Kekuatan sejarah merupakan suatu aspek yang menguatkan telah berlangsungnya peristiwa-peristiwa masa lalu yang memberikan pengaruh terhadap alur kehidupan selanjutnya. Banyak sekali aspek-aspek yang menjadi kekuatan-kekuatan sejarah, diantaranya yang menjadi kekuatan-kekuatan baru sejarah dunia adalah aspek agama.
Coba kita teliti dan kita lakukan pengkajian ulang sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Begitu kuatnya pengaruh agama dalam membangun sisi kehidupan umat manusia sampai saat ini. Dimana  agama telah menjadi penguat kisah masa lampau yang benar-benar terjadi adanya dalam panggung sejarah umat manusia yang berketuhanan dan berperadaban.
Dalam perkembangannya setelah begitu maraknya agama-agama primitif di setiap suku-suku yang tersebar di dunia. Munculah agama sebagai basis kekuatan baru dalam sistem kepercayaan terhadap sesuatu yang maha tinggi (Tuhan/Dewa). Pasang surut agama kristen begitu terlihat jelas antara tahun 312 sampai tahun 657 M. terutama setelah imperium besar Romawi (tempat agama tersebut lahir) sampai ke Romawi Timur (Byzanium) mengalami kemunduran.[1]
Bahkan imperium islam yang lahir di sebuah wilayah yang kecil dapat mengepakan sayapnya hingga sampai ke seluruh penjuru dunia. Sehingga dalam hal ini, kita perlu melakukan pengkajian ulang bagaimana agama islam dan agama kristen itu lahir setelah Romawi runtuh akibat imbas dari invasi-invasi yang diluncurkan kaum Barbar. Serta bagaimann pengaruh dan perkembangan agama terhadap peradaban dunia dalam lintas kekuatan baru sejarah dunia.

B. Rumusan Permasalahan
1.      Bagaiman Sejarah Suku Barbar dan Pengaruh Invasinya Terhadap Kemunduran imperium Romawi.
2.      Bagaimana Proses Lahirnya Agama Kristen dan Pengaruhnya Terhadap Peradaban Umat Manusia Di Dunia
3.      Bagaiman Agama Islam Lahir Sebagai Kekuatan Baru Sejarah Dunia dan Perkembangannya Hingga saat ini.
C. Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui runtuhnya imperium besar Romawi akibat invasi- invasi dari suku Barbar.
2.      Untuk memahami lebih mendalam mengenai lahirnya agama kristen baik dari perkembangannya maupun pengaruhnya terhadap dunia.
3.      Untuk memberikan khazanah islam mengenai bagaimana islam itu lahir, berjaya dan berkembang membentuk  sebuah imperium besar dunia.

I. Invasi Kaum Barbar Dan Berakhirnya Kekuasaan Romawi
A. Sejarah Suku Barbar
            Orang Barbar baru dikenal setelah berakhirnya kekaisaran Romawi. Dalam mendalami istilah ini, biasanya dipakai istilah “Amazigh” nama sebutan orang Barbar terhadap kaum mereka. Arti kata ini dalam catatan Leo Africanus adalah “orang bebas”( free man). Secara umum para ilmuwan mendefinisikan suku Barbar sebagai penduduk asli yang mendiami wilayah Afrika Utara di sebelah barat lembah sungai Nil. Mereka tersebar dari pantai Atlantik di barat sampai oase Siwa (Mesir) di Timur, serta dari pantai Mediterania di utara sampai sungai Niger di selatan.
            Dimasa sekarang komunitas orang-orang Barbar tersebut adalah penduduk Maroko, Al jazair, Libya dan Tunisia. Sebagian kecil ada yang menjadi penduduk Mesir, Mali, Meuritania, Burkina Faso, dan Nigeria. Sejarah mencatat terdapat beberapa sebutan lain bagi kaum Barbar. Orang Mesir menyebutnya Meshwesh. Orang Yunani kuno menyebut mereka Libyans, orang Romawi menyebut mereka Numidians atau Mauri dan orang Eropa abad pertengahan menyebut mereka moors.
            Rumpun bangsa Barbar adalah ras kaukasoid. Yang menyerupai subras Mediterania atau kaukasoid-Eropa Selatan. Berbeda dengan orang-orang kulit putih Eropa, orang Barbar memiliki ukuran tubuh lebih tinggi serta rambut dan jenggot serta alis yang lebih pirang. Sebagian ahli sejarah menjuluki kaum Barbar sebagai orang-orang pemberani, kuat, hebat dan memiliki solidaritas tinggi. bahasa asli mereka dikenal dengan bahasa Tamazigh. yang merupakan cabang dari bahasa Afro-Asiatic dari rumpun bahasa Hamitic.
            Bahasa Barbar memiliki beberapa dialek bahasa yang berbeda antar satu dengan yang lainnya, sesuai dengan kelompok etnik yang tesebar di    beberapa wilayah Afrika Utara. Nenek moyang orang Barbar sudah menempati kawasan Afrika Utara sepanjang pantai Mediterania sejak zaman Paleolitikum. Namun bukti exsistensinya baru diketemukan tahun 4000 SM. pada tahun 2000 SM mereka sudah mengenal logam, bercocok tanam dan beternak.
            Akan tetapi akibat invasi bangsa-bangsa Eropa peradaban Barbar bergeser ke sekitar pegunungan Atlas dan gurun Sahara. Akibatnya suku-suku negro sub sahara yang tempat tinggalnya di rebut oleh orang Barbar terusir ke wilayah selatan sungai Niger. sehingga berpengaruh terhadap pembentukan tradisi asli suku Barbar. Suku Barbar menyusun pemerintahan sendiri yang tergabung dalam sebuah perserikatan yang oleh orang Romawi disebut Numidia. Pada perkembangan selanjutnya, Numidia menjadi salah satu propinsi otonom dari kekaisaran Romawi. Dinasti penguasa Numidia membawahi beberapa klan yang diberi otoritas untuk memerintah di wilayah masing- masing.
B. Invasi Kaum Barbar Dan Berakhirnya Kekuasaan Romawi.
            Suku Barbar yang melakukan invasi ke wilayah imperium Romawi adalah bangsa-bangsa Jermanik, Slavik, dan kelompok nomaden dari Asia Tengah.kelompok Jermanik yang terbesar adalah Goths yang terbagi dua menjadi Visigoth dan Ostrogoth, serta Suku Vandals, Burgurundian, Anglo-saxons,dan Franks.
            Disamping suku-suku barbar yang agresif dan menggerogoti kekuasaan Roma, terdapat juga rumpun bangsa di luar Yunani-Romawi yang melakukan migrasi dan kolonisasi secara damai seperti bangsa Celt dan Anglo-Saxons. Orang-orang Celt mula- mula menduduki kawasan Gaul dan Spanyol. Pada masa keemasan Romawi dan sedikit banyak  mengalami Romanisasi. Kemudian mereka menduduki kepulauan Inggris, khususnya di Irlandia, Skotlandia, Wales dan Breton (Prancis).
            Pada akhir abad ke-4 suku Goth melakukan migrasi ke wilayah Eropa Timur dan mendapat ijin dari penguasa Roma untuk  bermukim di lembah sungai Danube. Akan tetapi, karena wilayah tersebut terkena invasi oleh bangsa Hun, yaitu suku nomaden dari Asia Tengah yang agresif.  maka orang-orang Visigoth dan Ostrogoth mulai terpencar dan mencari wilayah-wilayah baru. Ketika bangsa Visigoth menduduki Gaul dan Semenanjung Liberia sementara bangsa Ostrogoth melakukan kolonisasi dengan Semenanjung Italia.
            Dalam menghadapi orang-orang Hun bangsa Roma bersekutu dengan bangsa Visigoth dan berhasil memukul mundur orang-orang Hun dalam pertempuran di Chalons tahun 451. Hingga panglima perang mereka yang bergelar Atilla wafat dan orang-orang Hun mundur dari kawasan Eropa Tengah. Secara resmi Romawi Barat runtuh di tahun 467 ketika terjadi perebutan kekuasaan antar Romulus Augustus dan Odoacer, panglima Roma asal suku Jermanik. Pada akhirnya wilayah kekuasaan Romawi Barat diambil alih oleh  imperium Ostrogoth.
            Kekaisaran romawi dibagi secara permanen di bawah kekuasaan Theodosius Agung (379-395). Sehingga sejak itu Byzantium lepas menjadi kekaisaran terpisah. Yang secara resmi berdiri pada tahun 330 M, Setelah kaisar Constantine I memindahkan ibu kota Romawi Timur dari Nicomedia (di Anatolia) ke Byzantium, yang sejak itu dinamai Konstantinopel menurut nama pendirinya.
            Adapun invasi kaum Barbar memiliki dampak penting bagi sejarah Eropa, yaitu diantaranya: kaum Barbar mengacaukan kehidupan sosial ekonomi dan mempercepat keruntuhan imperium Romawi, mereka dengan cepat dapat memadukan peradaban Yunani-Romawi dengan kebudayaan mereka sendiri dan mengembangkannya, serta menciptakan dasar-dasar pengelompokan bangsa Eropa di era pertengahan dan  modern.
II. Sejarah Lahirnya Kristen Dan Pengaruhnya Terhadap Dunia
A.  Asal Usul Dan Sejarah Kristen
            Agama ini berdiri antara tahun 8 hingga tahun ke 4 SM oleh seorang bangsa yahudi yang lahir di Betlehem, Palestina yang bernama Yesus sejarah kelahirannya terdapat  dalam injil, empat diantaranya  terdapat dalam  perjanjian baru yang ditlis oleh Matius, Markus, Lukas dan Yahya. Dia lahir disaat raja Herodes berkuasa.  Ia terlahir dari seorang gadis suci yang bernama Maryam yang melahirkan Yesus saat masih dalam keadaan perawan. Anak tersebut terlahir karena kekuasaan Tuhan melalui roh kudus.
            Kisahnya mulai banyak diungkapkan untuk perjalanan hidupnya setelah berusia 30 tahun. Saat  dibaptis oeh Yahya. Dia membaptis manusia sebagai persiapan mereka untuk menerima kedatangan juru selamat. pada waktu Yesus datang, dia menolak untuk membaptis Yesus dengan menyatakan bahwa Yahya tidak pantas membaptis Yesus. Bahkan sebaliknya dialah yang pantas dibaptis. Namun Yesus tetap meminta Yahya membaptis dirinya.
            Setelah di baptis dia mengasingkan diri selama 40 hari dan memikirkan “juru selamat” yang bagaimanakah sebenarnya. Meski saat itu iblis banyak menggodanya akan tetapi dia tetap kuat menghadapinya. Setelah meninggalkan gurun, dia memilih dua belas orang sebagai teman dan muridnya. Yang memiliki berbagai latar belakang. Mereka diantaranya : Petrus, Andreas, Yacob, Yahya, Matius, Yudas Eskariot (penghianat Yesus ).
            Pendidikannya diperoleh dari cendekiawan monastic Yahudi, yakni kaum Essenes yang dari kitab injil kita dapat melihat bahwa dia adalah seorang yang cerdas, arif dan humoris.di samping memberikan ajaran Yesus juga menyembuhkan berbagai penyakit dan bahkan menghidupkan orang mati. Selama tiga tahun misi Yesus, tantangan terhadap ajarannya meningkat terutama dari pihak Parisi dan Saduki.
            Detik detik menjelang kematiannya adalah disaat ia pergi ke Yerusalem sebagai juru selamat bangsa Yahudi disaat perayaan paskah . ia masuk ke Bait Allah dan mengusir semua pedagang, pembunga uang dan orang-orang yang mengotori tempat suci tersebut. Hingga ia ditangkap serdadu dan diajukan kehadapan para imam dan dituduh menghujat Allah. suatu kejahatan besar dalam hukum Romawi. Penguasa Pontius Pilatus menjatuhkan hukum salib.
Yesus pun mati setelah penuh penderitaan selama tiga jam dikayu salib. akan tetapi bagi gereja Kristen itu bukanlah akhir, melainkan adalah awal. Tiga hari kemudian Yesus bangkit dari kematian (tiga hari dalam hitungan Yahudi). ketika pada hari minggu pagi para wanita menemukan makamnya sudah kosong sedang pakaiannya masih terlipat dalam kubur. Kemudian Yesus menampakan diri kepada mereka .hingga bersama murid-muridnya Yesus berangkat ke bukit dan memberkati mereka sebelum dia pergi.
B. Perkembangan Dan Pengaruh Kristendom Barat Dan Ortodoks Timur
            Misi penyebaran injil selanjutnya dilakukan oleh Saul (Paulus) dari Tarsus. Yang mengalami pertobatan saat mengkaji injil dan penguatan iman di gereja- gereja yang ia lewati. Dia menuliskan banyak surat nasihat dan penguatan iman kepada gereja-gereja baru yang dia dirikan, dan dokumen-dokumen ini yang ada dalam perjanjian baru. Dimana ini merupakan tulisan Kristen pertama yang dimiliki Selanjutnya, ajaran baru ini dianut orang Yahudi.
            Sampai suatu ketika ada pemisahan ajaran antara Yahudi dan Kristen, yang diakui pada dewan Yerusalem pada tahun 48 M. selama kurang lebih selama delapan tahun gereja mendapat perlakuan buruk dari pemerintah kerajaan. Akan tetapi lambat laun pengikut gereja semakin banyak dan kaisar pun ikut serta memihak gereja. Bahkan existensi kerajaan Roma bisa bertahan dan dapat tetap dipersatukan dengan dukungan agama mapan ini.
            Sehingga pada akhirnya kaisar konstantine memberikan hak legal pada orang-orang Kristen ditahun 313 M. dan menjadikan Kristen sebagai agama resmi Negara kekaisaran Romawi. selama priode konstantine agama Kristen berkembang pesat dan melembaga. Gereja Kristen pun telah telah menjadi institusi dominan di kerjaan Roma, dan karenanya semua orang, daerah, kelas, dan kelompok di kerajaan tidak luput dari perhatian gereja[2]. Adapun masalah yang timbul adalah masalah trinitas.
            Hingga gereja dihadapkan pada sekumpulan masalah terutama masalah intern Romawi Barat dan Romawi Timur mulai terpisah semakin jauh dan akhirnya  tidak mempunyai titik temu hingga menimbulkan pemisahan (skisme) tahun 1054 M. karena wakil Paus menempatkan surat- surat ekskomunikasi pada altar St.Sophia di Konstantinopel. Sejak saat itulah muncul gereja katolik Roma dan gereja Ortodoks Timur. Unsur-unsur doktrinal membuat mereka terpisah semakin jauh.gereja katolik dipimpin oleh seorang tampuk pimpinan yang disebut Paus, sementara gereja Ortodoks menyerahkan kepemimpinan di tangan para bishop.
            Pada tahun 1906, Paus Urbanus II mengorganisasi gereja katolik kedalam satu pola seragam yang bertahan selama hampir 200 tahun. Tentara salib mula-mula dibentuk untuk dua tujuan, yakni mengurangi tekanan Turki atas kekaisaran Timur dan untuk menjamin keamanan para peziarah yang berkunjung ke Yerusalem, tentara salib segera mengalami degradasi cita-cita, mereka ingin membebaskan Yerusalem dari kekuasaan muslim.gereja katolik tetap berperan penting hingga abad pertengahan. Berpusat di Roma, Paus memegang kekuasaan tertinggi, yang melampaui kekuasaan raja dan ratu, namun sejak akhir abad ke-14 mulailah timbul tantangan terhadap kekuasaan Paus yang begitu besar. hingga menimbulkan gerakan reformasi terhadap supremasi gereja seperti gerakan Lollars dan Hussites.
III.Lahirnya Imperium Islam Dan Perkembangannya
A.  Sejarah Lahirnya Islam
            Imperium besar islam lahir dari sebuah negeri kecil yang bernama Mekah di jazirah Saudi Arabia. Yang dibawakan oleh seorang nabi yang bernama Muhammad SAW. hampir sekitar 2000 tahun sebelum Muhammad lahir, Arabia sudah menjadi kawasan yang bisa dilalui, dan ide-ide serta institusi- institusi sudah masuk ke semenanjung ini dari utara. Semenanjung Arabia ini adalah sebuah anak benua. Yang kering, kecuali di dataran tinggi di ujung tenggaranya (Yaman dan Asir). Mekah berada pada ketinggian yang relatif rendah di dataran tinggi yang menonjol di atas pantai Laut Merah Arabia, berada diluar jangkauan musim hujan.
            Gerakan tandingan institusi dan ide-ide yang memasuki semenanjung juga semakin intensif pada masa Muhammad. Tiga dewa yang disembah pada abad ke-2 dan ke-3 di Hatra, Mesopotamia Timur laut dan di Oasis Palymira, dipelosok gurun pasir Arabia, juga masuk ke Hejaz (dataran tinggi Arabia barat laut).[3] Yudaisme, mungkin pertama kali diperkenalkan oleh pengungsi-pengungsi perang Roma-Yahudi. Di tahun 66-70 M dan 132-135 M, berhasil meraih pengikut di Hejaz tepatnya di oasis Tayma, Kaybar, Dan bahkan sampai ke Yastrib (Madinah) dan juga di Yaman.
            Pada abad ke-6 M Yaman juga terseret dalam persaingan dagang dan politik antara kerajaan Roma Timur dan kerajaan Persia. Pada tahun sebelum 523 Yaman berada dibawah kekuasaan kerajaan Aksum, yang kristen dan karenanya menjadi negara satelit kerajaan Roma Timur. Sejak sekitar tahun 571-630 Yaman berada di bawah kekuasaan Persia.
            Kehidupan Muhammad, sekitar tahun 570-632 M berada dalam rentang waktu dua perang Roma-Persia terakhir dan paling sengit tahun 572-591 dan 604-628. Masing- masing kerajaan ini sudah mempekerjakan orang-orang Arab sebagai pengawal barisannya menghadapi kerajaan musuh. Ketika orang Arab mengabdi pada orang-orang Roma Timur dan Persia sebagai tentara bayaran, orang-orang Arab ini berbisnis dengan mereka sebagai pedagang. Muhammad sendiri membawa karavan dari Mekah ke Damaskus. Dan kembali sebagai pekerja dari calon istrinya, saudagar perempuan Mekah, Khadijah.
            Kemungkinan perjalanan dagangnya dilakukan pada tahun-tahun damai antara 591 dan 604. Setelah kaisar Persia,Kusro II mulai menyerbu dan menduduki berturut-turut Mesopotamia, Syria, Palestiana dan Mesir. Hingga perdagangan Mekah dan Roma Timur terancam. Muhammad menerima wahyu pertama dari Tuhan sekitar tahun 610 M. Kemudian dia menikah dengan Khadijah dan menjadi tuan rumah di Mekah.
            Pengalaman keagamaan Muhammad mengambil bentuk percakapan dengan malaikat Jibril. Muhammad mendengar Jibril mendikte kata-kata kepadanya dan mendengar Jibril memerintahkan kepadanya untuk menyebarkan kata-kata tersebut kepada penduduk Mekah. Inti dari pesan yang disampaikan Muhammad adalah tidak ada Tuhan selain Allah. Monotheisme berkembang di wilayah Arabia kala itu, sebagaimana dikerajaan Roma selama satu abad yang teakhir dengan masuknya Constantine I ke agama kristen pada 312.
            Mekah adalah negara oasis oligarkis yang pimpinannya, Bani Quraisy, dimana kehidupannya adalah berdagang, sebagaimana pemimpin-pemimpin Palymara. Selama dua belas tahun Muhammad berdakwah di Mekah dengan menanggung penderitaan. Ia berhasil menarik sedikit pengikutnya, dan merekapun menerima nasib yang sama sehingga pada akhirnya Muhammad memerintahkan mereka untuk mencari perlindungan di kerajaan kristen Aksum. Pada 622 kehidupan Muhammad mengalami perubahan yang dramatis ke arah yang lebih baik.
            Di Yastrib Muhammad melakukan misi politik secara luar biasa. [4]Penduduk yastrib tidak salah dalam menilai kemampuannya. Muhammad menjadika Yastrib sebagai basis strategis untuk memerangi Mekah, karena Yastrib berada di jalur darat antar Mekah dan Syria . Muhammad menyerbu karavan-karavan Mekah, bahkan dalam bulan-bulan gencatan senjata. Pada tahun 630 Mekah pun tunduk dalam naungan Islam.
Muhammad memberikan ketentuaan-ketentuan yang meringankan kepada suku-suku Quraisy, dan ia mensucikan ka’bah dan haji dengan memasukannya ke dalam institusi islam. Pada tahun 632, tahun dimana nabi mangkat, kedaulatan pemerintahannya diakui di seliuruh Arabia, sampai diperbatasan selatan padang rumput suku-suku Arabia yag setia pada kerajaan Roma Timur atau kerajaan Persia. Salah satu syarat dari ketundukan politik negara Muhammad adalah menganut islam.
B.     Ekspansi Negara Islam
Negara islam mulai diragukan setelah Nabi Muhammad wafat. Oleh penduduk-penduduk yang imannya mulai melemah karena mereka beranggapan bahwa selepas kepergian Muhammad menandai mereka mereka berhubungandengan ajaran islam. Namun hal itu dapat di atasi oleh khalifah pertama, Abu Bakar yang berhasil menyelesaikan permasalahan kemurtadan, banyaknya orang yang mengaku nabi (nabi palsu), dan orang- orang yang enggan membayar zakat.sehingga dalam perkembangan selanjutnya dibawah pilar kekuasaan khulafaurassyidin islam mulai mengadakan ekspansi / pengembangan wilayah kekuasaan.
Yaitu dimasa Abu Bakar As Sidiq, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib. Islam dapat meluas ke dataran negara-negara Romawi, dan Asia. Termasuk Mesopotamia, Palestina, Syria dan Mesir. Selepas masa khulafaurassyidin tampu pemerintahan islam dipeganng kuat oleh Dinasti Umayyah. Pada tahun 647 dan 689 pasukan Arab berhasil menaklukan Afrika Barat Laut dari Roma Timur, dan pada 710-711, mereka menjatuhkan kerajaan Visigoth. Kecuali ujung barat Laut Spanyol, mereka menaklukan semua domonion,.
Pada tahun 711 pasukan Arab menaklukan Sind dan Punjab sampai multan. Pada tahun 661- 671 pasukan Arab menaklukan Tokharistan ( Afganistan, Uzbekistan). Yang menjadi bagian kerajaan Persia dari rampasan kerajaan Hun Ephthalite. Penaklukan ini mempunyai arti penting strategis. ia menempatkan negara islam melingkupi jalur darat antara Oxus dan Jaxartes. Pada tahun 706-715 islam mulai masuk ke Turki. Dan mengalami perkembangan pesat di sana.
Perang sipil antara tahun 747-750, dimana dinasti Umayah digantikan oleh dinasti Abasiyah di semua wilayah kecuali ujung barat Afrika Barat Laut dan Spanyol. Perubahan dinasti yang merupakan isu superficial dalam perang sipil 747-750merupakan masalah yang menimbulkan perselisihan dalam suksesi Muhammad dalam kapasitas politiknya. Sebagai pemimpin negara islam. Muhammad sendiri tidak meninggalkan putera dan tidak menunjuk seorang pengganti. Sepupu dan menantu nabi, Ali, mengklaim bahwa ia adalah penerus yang sah karena dia dan istrinya, piteri Muhammad, Fatimah, adalah kerabat langsung Muhammad. Jika Ali berhasil merealisasikan klaimnya ini, kekhalifahan islam akan menjadi monopoli keluarga Muhammad.[5]
Akan tetapi menegement negara muslim Arab diambil alih, sesudah Muhammad wafat, oleh steering committee informal. Dalam memilih pengganti Muhammad, komite ini telah mengecewakan Ali selama tiga kali dengan tidak menunjuknya; ketika pada pemilihan ketiga, Ali ditunjuk, secara politik ia terbukti tidak ompeten;, dan sesudah terbunuhnya Ali pada tahun 661, warisan politik Muhammad direbut oleh Mu’awiyah I, putera dari salah satu musuh Quraisy Muhammad yang paling keras.
Dalam struktur politik negara islam, telah terjadi perpecahan segera setelah meninggalnya Muhammad, dan perpecahan ini tidak pernah berakhir. Fermentasi intelektual islam berlangsung besar di abad ke-9 yang di dorong oleh kebutuhan untuk melengkapi islam dengan perangkat intelektual yang sudah dimiliki oleh agama-agama masyarakat non-muslim di kerajaan islam. Dimulai dari penerjemahan bahasa Yunani dan Syiria ke dalam bahasa Arab, serta Baghdad di bangun pada 762 M sebagai ibu kota kekhalifahan Abbasiyyah. Baghdad menjadi kota kosmopolitan sebagaimana Ch’ang-an satu setengah abad sebelumnya. Perkembangan bahasa Arab melalui kehidupan intelektual di Baghdad, menjadikan bahasa Arab sebagai Lingua Franca budaya bagi seluruh dunia islam, dari lembah sungai Oxus-Jaxartes sampai Atlantik.
Antara tahun 750 M sampai 900 M, kumpulan tradisi yang telah di diklasifikasi disempurnakan, dan dibangun empat mazhab hukum islam. Bagi muslim sunni (yaitu kaum ortodoks), berbeda dari shi’i (kaum Ali) empat mazhab hukum ini pada akhirnya dinyatakan syah. Masyarakat muslim setempat kemudian bebas memilih mengikuti mazhab yang dikehendakinya. Pada saat dinasti Abasiyah memegang tampuk kekhalifahan islam, ia tidak berhasil mengambil alih domain kerajaan islam. Pada 756 seorang yang berhasil lolos dari istana Umayyah bersekutu dengan masyarakat muslim Sunni di semenanjung Liberia.
Dan antara tahun 757 dan 786, tiga negara khawarij didirikan di wilayah Barbar di Aljazair dan ditepi selatan pegunungan Atlas. (khawarij, yaitu ‘sparatis’ adalah sekelompok yang memisahkan diri dari Ali, karena Ali berdamai dengan Mu’awiyah). Pada tahun 788 kerajaan Ali didirikan di Maroko Utara. Di Ifriqiyah(Tunisia) dinasti Aghlabiyah Arab Suni, didirikan pada tahun 800 M, yang kurang setia pada Abbasiyyah, digantikan pada tahun 909 M oleh dinasti Fatimiyyah, di dukung oleh suku-suku Barbar yang menolak legitimasi Abbasiyah yang ingin menjadikan seluruh dunia islam di bawah kekuasaannya.
Satu kemenangan bersejarah Abbasiyyah adalah atas Cina di sunagi Talas pada tahun 751, sesudah Abbasiyyah menggulingkan Umayyah. Sehingga jalur islamisasi ke Asia Timur terbuka lebar. Di tahun 945 M Baghdad di duduki dinasti Buwaihiyah sebagai satu negara pengganti kekhalifahan Abbasiyyah hingga memperlihatkan disintegrasi Abbasiyyah. Yang mampu membangun kontrol langsung atas kekhalifahan sendiri.sampai pada abad ke-10 dan ke-11 masa pergolakan pun terjadi. Pecahnya negara persatuan islam menyebabkan pecahnya hukum dan tatanan domestik. Rezim Buwaihiyyah di Baghdad, dan rezim Saljuk yang menggantikannya, mencoba melakukan perbaikan, tetapi sifatnya hanya lokal dan sementara. Sehingga menjadi sasaran serbuan tentara-tentara kristen, dan suku-suku Barbar nomad pedalaman yang tidak serius memeluk islam

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Kekuatan-kekuatan baru sejarah dunia adalah dari naspek agama yang menjadi substansi penguat terjadinya priodisasi sejarah, terutama dengan lahirnya dua agama besar dunia. Yang diawali dengan keruntuhan imperium besar Romawi yang tidak terlepas dari pengaruh suku Barbar, yaitu penduduk asli yang mendiami kawasan Afrika Utara, yang tersebar sampai ke pantai Atlantik Barat dan Laut Mediterania. Adapun bangsa Barbar yang melakukan invasi ke wilayah impeium Romawi adalah bangsa-bangsa Jermanik dan Slavik.
Adapun dampak yang ditimbulkan dari invasi suku Barbar itu sendiri adalah mengacaukan kehidupan sosial, ekonomi dan mempercepat keruntuhan imperium Romawi. Mereka dengan cepat memadukan peradaban Yunani-Romawi dengan kebudayaan mereka sendiri dan mengembangkannya.
Selang beberapa waktu ketika konstantine I menjadi kaisar, maka agama kristen pun mendapat tempat yang luas di kerajaan. Sehingga dapat dikatakan kala itu kristenisasi sudah melembaga di daratan Eropa. Agama ini lahir antar abad 8 - 4 SM yang dibawakan oleh seorang Yahudi bernama Yesus, putera Maryam. Yang terlahir dari gadis suci, terlahir karena kekuasaan Tuhan melalui roh kudus. Ajarannya dimulai dari penyaliban hingga adanya kebangkitan kembali dan membawa berita besar pada umatnya berupa pembaptisan dan pemberkatan sebelum dia pergi untuk selamanya.
Lambat laun agama ini berkembang, bahkan sampai menguasai seluruh daratan Eropa, namun karena masalah trinitas agama ini mengalami perpecahan yang cukup segnifikan. Yaitu terpecah menjadi kristendom Barat dan Ortodoks Timur yang memberikan pengaruh besar terhadap sistem kepercayaan umat manusia hingga saat ini, terutama mengenai pandangan terhadap trinitas tersebut.
Di abad ke- 6 Islam lahir sebagai kekuatan baru dunia yang menguasai hampir seluruh daratan Timur Tengah, Asia Tengah dan meluas hingga masuk ke benua hitam (Afrika), bahkan masuk ke Eropa melalui semenanjung Liberia. Ajarannya di bawakan oleh Muhammad, seorang nabi yang bermula dari proses penurunan wahyu di gua hira. Hingga atas beberapa wahyu itu, Muhammad mendapat perintah untuk menyebarkan islam kepada umatnya. Sehingga hampir setengah hidupnya ia gunakan untuk menyebarkan syiar ialam. Yang selanjutnya dilanjutkanoleh penggantinya setelah ia wafat. Yaitu; Abu Bakar, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Alib Bin Abi Thalib.
Dimasa inilah Islam mulai mengadakan inspasi-inspasi luas ke daratan imperium Romawi, terutama ketika masa Umar Bin Khattab. Namun setelah kekhalifahan Alin Bin Abi Thalib, situasi politik memanas sampai menimbulkan perpecahan yang tidak mendapatkan titik temu hingga saat ini. Dimana selanjutnya tampuk kekuasaan imperium islam di jalankan oleh dinasti Umayyah yang masih satu nasab dengan keluarga nabi. Sehingga dinasti ini mampu bertahan dan membawa kemajuan islam hingga 90 tahun lamanya.karena disaat inilah islam mengalami sentuhan-sentuhan pengaruh kerajaan-kerajaan besar seperti Romawi dan Pesia.
Tahun 750 M dinasti Abbasiyyah selnjutnya meemgang estapet pemerintahan imperium islam. Setelah melakukan pembantaian terhadap seluruh keluarga kerajaan di istana Umayyah (Damaskus). Dinasti ini dapat bertahan hingga beberapa abad lamanya. Dan melahirkan kemajuan islam yang cukup membuka mata dunia, sehingga kejayaan islam masa ini perlu diperhitungkan. Namun kekuasaannya berakhir setelah banyaknya dinasti- dinasti kecil yang memisahkan diri. Terutama setelah Jeengis Khan menghancurkan dan memporak porandakan peadaban islam di Baghdad.





[1] Arnold Toynbee,Sejarah Umat Manusia, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar,1993), hlm.448-449.
[2] Ibid,hlm.451.
[3] Ibid,hlm.479.
[4] Badri Yatim,Sejarah Peradaban Islam, (Jakarta: Raja Grapindo Persada,1993),hlm 25.
[5] Op.Cit, Arnold Toynbee,hlm.490.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter