A.Latar
Belakang
Kekuatan
sejarah merupakan suatu aspek yang menguatkan telah berlangsungnya
peristiwa-peristiwa masa lalu yang memberikan pengaruh terhadap alur kehidupan
selanjutnya. Banyak sekali aspek-aspek yang menjadi kekuatan-kekuatan sejarah,
diantaranya yang menjadi kekuatan-kekuatan baru sejarah dunia adalah aspek
agama.
Coba
kita teliti dan kita lakukan pengkajian ulang sejak ratusan bahkan ribuan tahun
yang lalu. Begitu kuatnya pengaruh agama dalam membangun sisi kehidupan umat
manusia sampai saat ini. Dimana agama
telah menjadi penguat kisah masa lampau yang benar-benar terjadi adanya dalam panggung
sejarah umat manusia yang berketuhanan dan berperadaban.
Dalam
perkembangannya setelah begitu maraknya agama-agama primitif di setiap
suku-suku yang tersebar di dunia. Munculah agama sebagai basis kekuatan baru
dalam sistem kepercayaan terhadap sesuatu
yang maha tinggi (Tuhan/Dewa). Pasang surut agama kristen begitu terlihat jelas
antara tahun 312 sampai tahun 657 M. terutama setelah imperium besar Romawi
(tempat agama tersebut lahir) sampai ke Romawi Timur (Byzanium) mengalami
kemunduran.[1]
Bahkan
imperium islam yang lahir di sebuah wilayah yang kecil dapat mengepakan
sayapnya hingga sampai ke seluruh penjuru dunia. Sehingga dalam hal ini, kita
perlu melakukan pengkajian ulang bagaimana agama islam dan agama kristen itu
lahir setelah Romawi runtuh akibat imbas dari invasi-invasi yang diluncurkan
kaum Barbar. Serta bagaimann pengaruh dan perkembangan agama terhadap peradaban
dunia dalam lintas kekuatan baru sejarah dunia.
B.
Rumusan Permasalahan
1. Bagaiman
Sejarah Suku Barbar dan Pengaruh Invasinya Terhadap Kemunduran imperium Romawi.
2. Bagaimana
Proses Lahirnya Agama Kristen dan Pengaruhnya Terhadap Peradaban Umat Manusia
Di Dunia
3. Bagaiman
Agama Islam Lahir Sebagai Kekuatan Baru Sejarah Dunia dan Perkembangannya
Hingga saat ini.
C.
Tujuan Penulisan
1. Untuk
mengetahui runtuhnya imperium besar Romawi akibat invasi- invasi dari suku Barbar.
2. Untuk
memahami lebih mendalam mengenai lahirnya agama kristen baik dari
perkembangannya maupun pengaruhnya terhadap dunia.
3. Untuk
memberikan khazanah islam mengenai bagaimana islam itu lahir, berjaya dan
berkembang membentuk sebuah imperium
besar dunia.
I.
Invasi Kaum Barbar Dan Berakhirnya Kekuasaan Romawi
A.
Sejarah Suku Barbar
Orang Barbar baru dikenal setelah
berakhirnya kekaisaran Romawi. Dalam mendalami istilah ini, biasanya dipakai
istilah “Amazigh” nama sebutan orang Barbar terhadap kaum mereka. Arti
kata ini dalam catatan Leo Africanus adalah “orang bebas”( free man).
Secara umum para ilmuwan mendefinisikan suku Barbar sebagai penduduk asli yang
mendiami wilayah Afrika Utara di sebelah barat lembah sungai Nil. Mereka
tersebar dari pantai Atlantik di barat sampai oase Siwa (Mesir) di Timur, serta
dari pantai Mediterania di utara sampai sungai Niger di selatan.
Dimasa sekarang komunitas
orang-orang Barbar tersebut adalah penduduk Maroko, Al jazair, Libya dan
Tunisia. Sebagian kecil ada yang menjadi penduduk Mesir, Mali, Meuritania,
Burkina Faso, dan Nigeria. Sejarah mencatat terdapat beberapa sebutan lain bagi
kaum Barbar. Orang Mesir menyebutnya Meshwesh. Orang Yunani kuno
menyebut mereka Libyans, orang Romawi menyebut mereka Numidians atau Mauri dan
orang Eropa abad pertengahan menyebut mereka moors.
Rumpun bangsa Barbar adalah ras
kaukasoid. Yang menyerupai subras Mediterania atau kaukasoid-Eropa Selatan. Berbeda
dengan orang-orang kulit putih Eropa, orang Barbar memiliki ukuran tubuh lebih
tinggi serta rambut dan jenggot serta alis yang lebih pirang. Sebagian ahli
sejarah menjuluki kaum Barbar sebagai orang-orang pemberani, kuat, hebat dan
memiliki solidaritas tinggi. bahasa asli mereka dikenal dengan bahasa Tamazigh.
yang merupakan cabang dari bahasa Afro-Asiatic dari rumpun bahasa Hamitic.
Bahasa Barbar memiliki beberapa
dialek bahasa yang berbeda antar satu dengan yang lainnya, sesuai dengan
kelompok etnik yang tesebar di beberapa
wilayah Afrika Utara. Nenek moyang orang Barbar sudah menempati kawasan Afrika
Utara sepanjang pantai Mediterania sejak zaman Paleolitikum. Namun bukti
exsistensinya baru diketemukan tahun 4000 SM. pada tahun 2000 SM mereka sudah
mengenal logam, bercocok tanam dan beternak.
Akan tetapi akibat invasi
bangsa-bangsa Eropa peradaban Barbar bergeser ke sekitar pegunungan Atlas dan
gurun Sahara. Akibatnya suku-suku negro sub sahara yang tempat tinggalnya di
rebut oleh orang Barbar terusir ke wilayah selatan sungai Niger. sehingga
berpengaruh terhadap pembentukan tradisi asli suku Barbar. Suku Barbar menyusun
pemerintahan sendiri yang tergabung dalam sebuah perserikatan yang oleh orang
Romawi disebut Numidia. Pada perkembangan selanjutnya, Numidia menjadi
salah satu propinsi otonom dari kekaisaran Romawi. Dinasti penguasa Numidia membawahi
beberapa klan yang diberi otoritas untuk memerintah di wilayah masing- masing.
B. Invasi Kaum Barbar Dan Berakhirnya Kekuasaan
Romawi.
Suku Barbar yang melakukan invasi ke
wilayah imperium Romawi adalah bangsa-bangsa Jermanik, Slavik, dan kelompok
nomaden dari Asia Tengah.kelompok Jermanik yang terbesar adalah Goths yang
terbagi dua menjadi Visigoth dan Ostrogoth, serta Suku Vandals, Burgurundian,
Anglo-saxons,dan Franks.
Disamping suku-suku barbar yang
agresif dan menggerogoti kekuasaan Roma, terdapat juga rumpun bangsa di luar
Yunani-Romawi yang melakukan migrasi dan kolonisasi secara damai seperti bangsa
Celt dan Anglo-Saxons. Orang-orang Celt mula- mula menduduki kawasan Gaul dan
Spanyol. Pada masa keemasan Romawi dan sedikit banyak mengalami Romanisasi. Kemudian mereka
menduduki kepulauan Inggris, khususnya di Irlandia, Skotlandia, Wales dan
Breton (Prancis).
Pada akhir abad ke-4 suku Goth
melakukan migrasi ke wilayah Eropa Timur dan mendapat ijin dari penguasa Roma
untuk bermukim di lembah sungai Danube.
Akan tetapi, karena wilayah tersebut terkena invasi oleh bangsa Hun, yaitu suku
nomaden dari Asia Tengah yang agresif. maka orang-orang Visigoth dan Ostrogoth mulai
terpencar dan mencari wilayah-wilayah baru. Ketika bangsa Visigoth menduduki Gaul
dan Semenanjung Liberia sementara bangsa Ostrogoth melakukan kolonisasi dengan
Semenanjung Italia.
Dalam menghadapi orang-orang Hun
bangsa Roma bersekutu dengan bangsa Visigoth dan berhasil memukul mundur
orang-orang Hun dalam pertempuran di Chalons tahun 451. Hingga panglima perang
mereka yang bergelar Atilla wafat dan orang-orang Hun mundur dari kawasan Eropa
Tengah. Secara resmi Romawi Barat runtuh di tahun 467 ketika terjadi perebutan
kekuasaan antar Romulus Augustus dan Odoacer, panglima Roma asal suku Jermanik.
Pada akhirnya wilayah kekuasaan Romawi Barat diambil alih oleh imperium Ostrogoth.
Kekaisaran romawi dibagi secara
permanen di bawah kekuasaan Theodosius Agung (379-395). Sehingga sejak itu
Byzantium lepas menjadi kekaisaran terpisah. Yang secara resmi berdiri pada
tahun 330 M, Setelah kaisar Constantine I memindahkan ibu kota Romawi Timur
dari Nicomedia (di Anatolia) ke Byzantium, yang sejak itu dinamai
Konstantinopel menurut nama pendirinya.
Adapun invasi kaum Barbar memiliki
dampak penting bagi sejarah Eropa, yaitu diantaranya: kaum Barbar mengacaukan
kehidupan sosial ekonomi dan mempercepat keruntuhan imperium Romawi, mereka
dengan cepat dapat memadukan peradaban Yunani-Romawi dengan kebudayaan mereka
sendiri dan mengembangkannya, serta menciptakan dasar-dasar pengelompokan
bangsa Eropa di era pertengahan dan
modern.
II. Sejarah Lahirnya
Kristen Dan Pengaruhnya Terhadap Dunia
A. Asal
Usul Dan Sejarah Kristen
Agama ini berdiri antara tahun 8
hingga tahun ke 4 SM oleh seorang bangsa yahudi yang lahir di Betlehem, Palestina
yang bernama Yesus sejarah kelahirannya terdapat dalam injil, empat diantaranya terdapat dalam perjanjian baru yang ditlis oleh Matius,
Markus, Lukas dan Yahya. Dia lahir disaat raja Herodes berkuasa. Ia terlahir dari seorang gadis suci yang
bernama Maryam yang melahirkan Yesus saat masih dalam keadaan perawan. Anak
tersebut terlahir karena kekuasaan Tuhan melalui roh kudus.
Kisahnya mulai banyak diungkapkan
untuk perjalanan hidupnya setelah berusia 30 tahun. Saat dibaptis oeh Yahya. Dia membaptis manusia
sebagai persiapan mereka untuk menerima kedatangan juru selamat. pada waktu
Yesus datang, dia menolak untuk membaptis Yesus dengan menyatakan bahwa Yahya
tidak pantas membaptis Yesus. Bahkan sebaliknya dialah yang pantas dibaptis.
Namun Yesus tetap meminta Yahya membaptis dirinya.
Setelah di baptis dia mengasingkan
diri selama 40 hari dan memikirkan “juru selamat” yang bagaimanakah sebenarnya.
Meski saat itu iblis banyak menggodanya akan tetapi dia tetap kuat menghadapinya.
Setelah meninggalkan gurun, dia memilih dua belas orang sebagai teman dan
muridnya. Yang memiliki berbagai latar belakang. Mereka diantaranya : Petrus,
Andreas, Yacob, Yahya, Matius, Yudas Eskariot (penghianat Yesus ).
Pendidikannya diperoleh dari cendekiawan
monastic Yahudi, yakni kaum Essenes yang dari kitab injil kita
dapat melihat bahwa dia adalah seorang yang cerdas, arif dan humoris.di samping
memberikan ajaran Yesus juga menyembuhkan berbagai penyakit dan bahkan
menghidupkan orang mati. Selama tiga tahun misi Yesus, tantangan terhadap
ajarannya meningkat terutama dari pihak Parisi dan Saduki.
Detik detik menjelang kematiannya
adalah disaat ia pergi ke Yerusalem sebagai juru selamat bangsa Yahudi disaat
perayaan paskah . ia masuk ke Bait Allah dan mengusir semua pedagang, pembunga
uang dan orang-orang yang mengotori tempat suci tersebut. Hingga ia ditangkap
serdadu dan diajukan kehadapan para imam dan dituduh menghujat Allah. suatu
kejahatan besar dalam hukum Romawi. Penguasa Pontius Pilatus menjatuhkan hukum
salib.
Yesus
pun mati setelah penuh penderitaan selama tiga jam dikayu salib. akan tetapi
bagi gereja Kristen itu bukanlah akhir, melainkan adalah awal. Tiga hari
kemudian Yesus bangkit dari kematian (tiga hari dalam hitungan Yahudi). ketika
pada hari minggu pagi para wanita menemukan makamnya sudah kosong sedang
pakaiannya masih terlipat dalam kubur. Kemudian Yesus menampakan diri kepada
mereka .hingga bersama murid-muridnya Yesus berangkat ke bukit dan memberkati
mereka sebelum dia pergi.
B. Perkembangan Dan Pengaruh Kristendom Barat Dan
Ortodoks Timur
Misi penyebaran injil selanjutnya
dilakukan oleh Saul (Paulus) dari Tarsus. Yang mengalami pertobatan saat
mengkaji injil dan penguatan iman di gereja- gereja yang ia lewati. Dia
menuliskan banyak surat nasihat dan penguatan iman kepada gereja-gereja baru
yang dia dirikan, dan dokumen-dokumen ini yang ada dalam perjanjian baru.
Dimana ini merupakan tulisan Kristen pertama yang dimiliki Selanjutnya, ajaran
baru ini dianut orang Yahudi.
Sampai suatu ketika ada pemisahan
ajaran antara Yahudi dan Kristen, yang diakui pada dewan Yerusalem pada tahun
48 M. selama kurang lebih selama delapan tahun gereja mendapat perlakuan buruk
dari pemerintah kerajaan. Akan tetapi lambat laun pengikut gereja semakin
banyak dan kaisar pun ikut serta memihak gereja. Bahkan existensi kerajaan Roma
bisa bertahan dan dapat tetap dipersatukan dengan dukungan agama mapan ini.
Sehingga pada akhirnya kaisar
konstantine memberikan hak legal pada orang-orang Kristen ditahun 313 M. dan
menjadikan Kristen sebagai agama resmi Negara kekaisaran Romawi. selama priode
konstantine agama Kristen berkembang pesat dan melembaga. Gereja Kristen pun
telah telah menjadi institusi dominan di kerjaan Roma, dan karenanya semua
orang, daerah, kelas, dan kelompok di kerajaan tidak luput dari perhatian
gereja[2].
Adapun masalah yang timbul adalah masalah trinitas.
Hingga gereja dihadapkan pada
sekumpulan masalah terutama masalah intern Romawi Barat dan Romawi Timur mulai
terpisah semakin jauh dan akhirnya tidak
mempunyai titik temu hingga menimbulkan pemisahan (skisme) tahun 1054 M. karena
wakil Paus menempatkan surat- surat ekskomunikasi pada altar St.Sophia di
Konstantinopel. Sejak saat itulah muncul gereja katolik Roma dan gereja
Ortodoks Timur. Unsur-unsur doktrinal membuat mereka terpisah semakin
jauh.gereja katolik dipimpin oleh seorang tampuk pimpinan yang disebut Paus,
sementara gereja Ortodoks menyerahkan kepemimpinan di tangan para bishop.
Pada tahun 1906, Paus Urbanus II
mengorganisasi gereja katolik kedalam satu pola seragam yang bertahan selama hampir
200 tahun. Tentara salib mula-mula dibentuk untuk dua tujuan, yakni mengurangi
tekanan Turki atas kekaisaran Timur dan untuk menjamin keamanan para peziarah
yang berkunjung ke Yerusalem, tentara salib segera mengalami degradasi
cita-cita, mereka ingin membebaskan Yerusalem dari kekuasaan muslim.gereja
katolik tetap berperan penting hingga abad pertengahan. Berpusat di Roma, Paus
memegang kekuasaan tertinggi, yang melampaui kekuasaan raja dan ratu, namun
sejak akhir abad ke-14 mulailah timbul tantangan terhadap kekuasaan Paus yang
begitu besar. hingga menimbulkan gerakan reformasi terhadap supremasi gereja
seperti gerakan Lollars dan Hussites.
III.Lahirnya Imperium Islam Dan
Perkembangannya
A. Sejarah
Lahirnya Islam
Imperium besar islam lahir dari
sebuah negeri kecil yang bernama Mekah di jazirah Saudi Arabia. Yang dibawakan
oleh seorang nabi yang bernama Muhammad SAW. hampir sekitar 2000 tahun sebelum
Muhammad lahir, Arabia sudah menjadi kawasan yang bisa dilalui, dan ide-ide serta
institusi- institusi sudah masuk ke semenanjung ini dari utara. Semenanjung
Arabia ini adalah sebuah anak benua. Yang kering, kecuali di dataran tinggi di
ujung tenggaranya (Yaman dan Asir). Mekah berada pada ketinggian yang relatif
rendah di dataran tinggi yang menonjol di atas pantai Laut Merah Arabia, berada
diluar jangkauan musim hujan.
Gerakan tandingan institusi dan
ide-ide yang memasuki semenanjung juga semakin intensif pada masa Muhammad.
Tiga dewa yang disembah pada abad ke-2 dan ke-3 di Hatra, Mesopotamia Timur
laut dan di Oasis Palymira, dipelosok gurun pasir Arabia, juga masuk ke Hejaz
(dataran tinggi Arabia barat laut).[3]
Yudaisme, mungkin pertama kali diperkenalkan oleh pengungsi-pengungsi perang
Roma-Yahudi. Di tahun 66-70 M dan 132-135 M, berhasil meraih pengikut di Hejaz
tepatnya di oasis Tayma, Kaybar, Dan bahkan sampai ke Yastrib (Madinah) dan
juga di Yaman.
Pada abad ke-6 M Yaman juga terseret
dalam persaingan dagang dan politik antara kerajaan Roma Timur dan kerajaan
Persia. Pada tahun sebelum 523 Yaman berada dibawah kekuasaan kerajaan Aksum,
yang kristen dan karenanya menjadi negara satelit kerajaan Roma Timur. Sejak
sekitar tahun 571-630 Yaman berada di bawah kekuasaan Persia.
Kehidupan Muhammad, sekitar tahun
570-632 M berada dalam rentang waktu dua perang Roma-Persia terakhir dan paling
sengit tahun 572-591 dan 604-628. Masing- masing kerajaan ini sudah
mempekerjakan orang-orang Arab sebagai pengawal barisannya menghadapi kerajaan
musuh. Ketika orang Arab mengabdi pada orang-orang Roma Timur dan Persia
sebagai tentara bayaran, orang-orang Arab ini berbisnis dengan mereka sebagai
pedagang. Muhammad sendiri membawa karavan dari Mekah ke Damaskus. Dan kembali
sebagai pekerja dari calon istrinya, saudagar perempuan Mekah, Khadijah.
Kemungkinan perjalanan dagangnya
dilakukan pada tahun-tahun damai antara 591 dan 604. Setelah kaisar
Persia,Kusro II mulai menyerbu dan menduduki berturut-turut Mesopotamia, Syria,
Palestiana dan Mesir. Hingga perdagangan Mekah dan Roma Timur terancam.
Muhammad menerima wahyu pertama dari Tuhan sekitar tahun 610 M. Kemudian dia
menikah dengan Khadijah dan menjadi tuan rumah di Mekah.
Pengalaman keagamaan Muhammad
mengambil bentuk percakapan dengan malaikat Jibril. Muhammad mendengar Jibril
mendikte kata-kata kepadanya dan mendengar Jibril memerintahkan kepadanya untuk
menyebarkan kata-kata tersebut kepada penduduk Mekah. Inti dari pesan yang
disampaikan Muhammad adalah tidak ada Tuhan selain Allah. Monotheisme berkembang
di wilayah Arabia kala itu, sebagaimana dikerajaan Roma selama satu abad yang
teakhir dengan masuknya Constantine I ke agama kristen pada 312.
Mekah adalah negara oasis
oligarkis yang pimpinannya, Bani Quraisy, dimana kehidupannya adalah
berdagang, sebagaimana pemimpin-pemimpin Palymara. Selama dua belas tahun
Muhammad berdakwah di Mekah dengan menanggung penderitaan. Ia berhasil menarik
sedikit pengikutnya, dan merekapun menerima nasib yang sama sehingga pada
akhirnya Muhammad memerintahkan mereka untuk mencari perlindungan di kerajaan
kristen Aksum. Pada 622 kehidupan Muhammad mengalami perubahan yang dramatis ke
arah yang lebih baik.
Di Yastrib Muhammad melakukan misi
politik secara luar biasa. [4]Penduduk
yastrib tidak salah dalam menilai kemampuannya. Muhammad menjadika Yastrib
sebagai basis strategis untuk memerangi Mekah, karena Yastrib berada di jalur
darat antar Mekah dan Syria . Muhammad menyerbu karavan-karavan Mekah, bahkan
dalam bulan-bulan gencatan senjata. Pada tahun 630 Mekah pun tunduk dalam
naungan Islam.
Muhammad
memberikan ketentuaan-ketentuan yang meringankan kepada suku-suku Quraisy, dan
ia mensucikan ka’bah dan haji dengan memasukannya ke dalam institusi islam.
Pada tahun 632, tahun dimana nabi mangkat, kedaulatan pemerintahannya diakui di
seliuruh Arabia, sampai diperbatasan selatan padang rumput suku-suku Arabia yag
setia pada kerajaan Roma Timur atau kerajaan Persia. Salah satu syarat dari
ketundukan politik negara Muhammad adalah menganut islam.
B. Ekspansi
Negara Islam
Negara
islam mulai diragukan setelah Nabi Muhammad wafat. Oleh penduduk-penduduk yang
imannya mulai melemah karena mereka beranggapan bahwa selepas kepergian
Muhammad menandai mereka mereka berhubungandengan ajaran islam. Namun hal itu
dapat di atasi oleh khalifah pertama, Abu Bakar yang berhasil menyelesaikan
permasalahan kemurtadan, banyaknya orang yang mengaku nabi (nabi palsu), dan
orang- orang yang enggan membayar zakat.sehingga dalam perkembangan selanjutnya
dibawah pilar kekuasaan khulafaurassyidin islam mulai mengadakan ekspansi /
pengembangan wilayah kekuasaan.
Yaitu
dimasa Abu Bakar As Sidiq, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi
Thalib. Islam dapat meluas ke dataran negara-negara Romawi, dan Asia. Termasuk
Mesopotamia, Palestina, Syria dan Mesir. Selepas masa khulafaurassyidin tampu
pemerintahan islam dipeganng kuat oleh Dinasti Umayyah. Pada tahun 647 dan 689
pasukan Arab berhasil menaklukan Afrika Barat Laut dari Roma Timur, dan pada
710-711, mereka menjatuhkan kerajaan Visigoth. Kecuali ujung barat Laut
Spanyol, mereka menaklukan semua domonion,.
Pada
tahun 711 pasukan Arab menaklukan Sind dan Punjab sampai multan. Pada tahun
661- 671 pasukan Arab menaklukan Tokharistan ( Afganistan, Uzbekistan). Yang
menjadi bagian kerajaan Persia dari rampasan kerajaan Hun Ephthalite.
Penaklukan ini mempunyai arti penting strategis. ia menempatkan negara islam
melingkupi jalur darat antara Oxus dan Jaxartes. Pada tahun 706-715 islam mulai
masuk ke Turki. Dan mengalami perkembangan pesat di sana.
Perang
sipil antara tahun 747-750, dimana dinasti Umayah digantikan oleh dinasti
Abasiyah di semua wilayah kecuali ujung barat Afrika Barat Laut dan Spanyol.
Perubahan dinasti yang merupakan isu superficial dalam perang sipil
747-750merupakan masalah yang menimbulkan perselisihan dalam suksesi
Muhammad dalam kapasitas politiknya. Sebagai pemimpin negara islam. Muhammad
sendiri tidak meninggalkan putera dan tidak menunjuk seorang pengganti. Sepupu
dan menantu nabi, Ali, mengklaim bahwa ia adalah penerus yang sah karena dia
dan istrinya, piteri Muhammad, Fatimah, adalah kerabat langsung Muhammad. Jika
Ali berhasil merealisasikan klaimnya ini, kekhalifahan islam akan menjadi
monopoli keluarga Muhammad.[5]
Akan
tetapi menegement negara muslim Arab diambil alih, sesudah Muhammad wafat,
oleh steering committee informal. Dalam memilih pengganti Muhammad, komite ini
telah mengecewakan Ali selama tiga kali dengan tidak menunjuknya; ketika pada
pemilihan ketiga, Ali ditunjuk, secara politik ia terbukti tidak ompeten;, dan
sesudah terbunuhnya Ali pada tahun 661, warisan politik Muhammad direbut oleh
Mu’awiyah I, putera dari salah satu musuh Quraisy Muhammad yang paling keras.
Dalam
struktur politik negara islam, telah terjadi perpecahan segera setelah
meninggalnya Muhammad, dan perpecahan ini tidak pernah berakhir. Fermentasi
intelektual islam berlangsung besar di abad ke-9 yang di dorong oleh kebutuhan
untuk melengkapi islam dengan perangkat intelektual yang sudah dimiliki oleh
agama-agama masyarakat non-muslim di kerajaan islam. Dimulai dari penerjemahan
bahasa Yunani dan Syiria ke dalam bahasa Arab, serta Baghdad di bangun pada 762
M sebagai ibu kota kekhalifahan Abbasiyyah. Baghdad menjadi kota kosmopolitan
sebagaimana Ch’ang-an satu setengah abad sebelumnya. Perkembangan bahasa Arab melalui
kehidupan intelektual di Baghdad, menjadikan bahasa Arab sebagai Lingua
Franca budaya bagi seluruh dunia islam, dari lembah sungai Oxus-Jaxartes
sampai Atlantik.
Antara
tahun 750 M sampai 900 M, kumpulan tradisi yang telah di diklasifikasi
disempurnakan, dan dibangun empat mazhab hukum islam. Bagi muslim sunni
(yaitu kaum ortodoks), berbeda dari shi’i (kaum Ali) empat mazhab hukum
ini pada akhirnya dinyatakan syah. Masyarakat muslim setempat kemudian bebas
memilih mengikuti mazhab yang dikehendakinya. Pada saat dinasti Abasiyah
memegang tampuk kekhalifahan islam, ia tidak berhasil mengambil alih domain
kerajaan islam. Pada 756 seorang yang berhasil lolos dari istana Umayyah
bersekutu dengan masyarakat muslim Sunni di semenanjung Liberia.
Dan
antara tahun 757 dan 786, tiga negara khawarij didirikan di wilayah Barbar di
Aljazair dan ditepi selatan pegunungan Atlas. (khawarij, yaitu ‘sparatis’
adalah sekelompok yang memisahkan diri dari Ali, karena Ali berdamai dengan
Mu’awiyah). Pada tahun 788 kerajaan Ali didirikan di Maroko Utara. Di
Ifriqiyah(Tunisia) dinasti Aghlabiyah Arab Suni, didirikan pada tahun 800 M,
yang kurang setia pada Abbasiyyah, digantikan pada tahun 909 M oleh dinasti
Fatimiyyah, di dukung oleh suku-suku Barbar yang menolak legitimasi Abbasiyah
yang ingin menjadikan seluruh dunia islam di bawah kekuasaannya.
Satu
kemenangan bersejarah Abbasiyyah adalah atas Cina di sunagi Talas pada tahun
751, sesudah Abbasiyyah menggulingkan Umayyah. Sehingga jalur islamisasi ke
Asia Timur terbuka lebar. Di tahun 945 M Baghdad di duduki dinasti Buwaihiyah
sebagai satu negara pengganti kekhalifahan Abbasiyyah hingga memperlihatkan
disintegrasi Abbasiyyah. Yang mampu membangun kontrol langsung atas
kekhalifahan sendiri.sampai pada abad ke-10 dan ke-11 masa pergolakan pun
terjadi. Pecahnya negara persatuan islam menyebabkan pecahnya hukum dan tatanan
domestik. Rezim Buwaihiyyah di Baghdad, dan rezim Saljuk yang menggantikannya,
mencoba melakukan perbaikan, tetapi sifatnya hanya lokal dan sementara.
Sehingga menjadi sasaran serbuan tentara-tentara kristen, dan suku-suku Barbar
nomad pedalaman yang tidak serius memeluk islam
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
Kekuatan-kekuatan
baru sejarah dunia adalah dari naspek agama yang menjadi substansi penguat
terjadinya priodisasi sejarah, terutama dengan lahirnya dua agama besar dunia.
Yang diawali dengan keruntuhan imperium besar Romawi yang tidak terlepas dari
pengaruh suku Barbar, yaitu penduduk asli yang mendiami kawasan Afrika Utara,
yang tersebar sampai ke pantai Atlantik Barat dan Laut Mediterania. Adapun
bangsa Barbar yang melakukan invasi ke wilayah impeium Romawi adalah
bangsa-bangsa Jermanik dan Slavik.
Adapun
dampak yang ditimbulkan dari invasi suku Barbar itu sendiri adalah mengacaukan
kehidupan sosial, ekonomi dan mempercepat keruntuhan imperium Romawi. Mereka
dengan cepat memadukan peradaban Yunani-Romawi dengan kebudayaan mereka sendiri
dan mengembangkannya.
Selang beberapa waktu ketika konstantine
I menjadi kaisar, maka agama kristen pun mendapat tempat yang luas di kerajaan.
Sehingga dapat dikatakan kala itu kristenisasi sudah melembaga di daratan
Eropa. Agama ini lahir antar abad 8 - 4 SM yang dibawakan oleh seorang Yahudi
bernama Yesus, putera Maryam. Yang terlahir dari gadis suci, terlahir karena kekuasaan
Tuhan melalui roh kudus. Ajarannya dimulai dari penyaliban hingga adanya
kebangkitan kembali dan membawa berita besar pada umatnya berupa pembaptisan dan
pemberkatan sebelum dia pergi untuk selamanya.
Lambat laun agama ini berkembang, bahkan
sampai menguasai seluruh daratan Eropa, namun karena masalah trinitas agama ini
mengalami perpecahan yang cukup segnifikan. Yaitu terpecah menjadi kristendom
Barat dan Ortodoks Timur yang memberikan pengaruh besar terhadap sistem
kepercayaan umat manusia hingga saat ini, terutama mengenai pandangan terhadap
trinitas tersebut.
Di abad ke- 6 Islam lahir sebagai
kekuatan baru dunia yang menguasai hampir seluruh daratan Timur Tengah, Asia
Tengah dan meluas hingga masuk ke benua hitam (Afrika), bahkan masuk ke Eropa melalui
semenanjung Liberia. Ajarannya di bawakan oleh Muhammad, seorang nabi yang
bermula dari proses penurunan wahyu di gua hira. Hingga atas beberapa wahyu
itu, Muhammad mendapat perintah untuk menyebarkan islam kepada umatnya.
Sehingga hampir setengah hidupnya ia gunakan untuk menyebarkan syiar ialam.
Yang selanjutnya dilanjutkanoleh penggantinya setelah ia wafat. Yaitu; Abu
Bakar, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Alib Bin Abi Thalib.
Dimasa inilah Islam mulai mengadakan
inspasi-inspasi luas ke daratan imperium Romawi, terutama ketika masa Umar Bin
Khattab. Namun setelah kekhalifahan Alin Bin Abi Thalib, situasi politik
memanas sampai menimbulkan perpecahan yang tidak mendapatkan titik temu hingga
saat ini. Dimana selanjutnya tampuk kekuasaan imperium islam di jalankan oleh
dinasti Umayyah yang masih satu nasab dengan keluarga nabi. Sehingga dinasti
ini mampu bertahan dan membawa kemajuan islam hingga 90 tahun lamanya.karena
disaat inilah islam mengalami sentuhan-sentuhan pengaruh kerajaan-kerajaan
besar seperti Romawi dan Pesia.
Tahun 750 M dinasti Abbasiyyah
selnjutnya meemgang estapet pemerintahan imperium islam. Setelah melakukan
pembantaian terhadap seluruh keluarga kerajaan di istana Umayyah (Damaskus).
Dinasti ini dapat bertahan hingga beberapa abad lamanya. Dan melahirkan
kemajuan islam yang cukup membuka mata dunia, sehingga kejayaan islam masa ini
perlu diperhitungkan. Namun kekuasaannya berakhir setelah banyaknya dinasti-
dinasti kecil yang memisahkan diri. Terutama setelah Jeengis Khan menghancurkan
dan memporak porandakan peadaban islam di Baghdad.